Suara.com - Sebuah studi dari tim peneliti University of South California (USC) menunjukkan urutan gejala awal Covid-19 pada pasien. Menurut mereka, beberapa urutan gejala bisa meliputi demam, kemudian batuk, nyeri otot, mual atau muntah, lalu diare.
Melansir dari The Sun, dengan menentukan gejala awal Covid-19, maka akan memudahkan dokter dalam diagnosis dan merencanakan cara perawatan yang tepat. Penelitian ini dipimpin oleh kandidat doktor Joseph Larsen dan rekan-rekannya di USC Michelson Center.
Urutan gejala ini diprediksi dari sekitar 55.000 kasus virus corona yang dikonfirmasi di China dari 16 Februari hingga 24 Februari oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Penulis penelitian juga menggunakan kumpulan data hampir dari 1.100 kasus dari 11 Desember 2019 hingga 29 Januari 2020 oleh China Medical Treatment Expert Group.
"Urutan ini sangat penting untuk diketahui ketika kita memiliki siklus penyakit yang tumpang tindih seperti flu yang bertepatan dengan infeksi Covid-19," kata Dr Kuhn, profesor kedokteran, teknik biomedis, serta teknik kedirgantaraan dan mesin di USC.
"Dokter dapat menentukan langkah apa yang harus diambil untuk merawat pasien dan mereka dapat mencegah kondisi pasien memburuk," imbuhnya.
Demam, batuk, hingga masalah gastrointestinal (GI) sering dikaitkan dengan berbagai penyakit pernapasan lain, termasuk Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS). Tetapi waktu dan urutan dari Covid-19 bisa menjadi pembeda dengan gejala penyakit lain.
"Pada pasien Covid-19 gejala saluran GI bagian atas yaitu, mual atau muntah tampaknya muncul sebelum diare, ini berkebalikan dengan gejala yang muncul pada pasien MERS dan SARS," tulis para ilmuwan.
Baca Juga: Semarang Punya Bioskop Drive In, Nonton Film di Lapangan dari Dalam Mobil
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD