Suara.com - Penyakit Hepatitis B umum ditemukan di masyarakat tapi efeknya dapat menyebabkan kematian. Berikut ini penjelasan penyakit Hepatitis B dan cara penularannya.
Hepatitis merupakan penyakit peradangan hati. Penyakit ini bisa berkembang menjadi fibrosis atau jaringan parut dan sirosis atau kanker hati.
Ada sekitar lima jenis virus Hepatitis, di antaranya Hepatitis A, B, C, D, dan E. Semuanya dapat mengakibatkan kematian.
Pengertian Hepatitis B
Secara khusus yang jadi perhatian kali ini ialah Hepatitis B yang merupakan tipe paling umum dari sirosis hati dan kanker yang diderita banyak orang.
Hepatitis B sering disebut juga sebagai infeksi hati serius. Penyebabnya ialah virus hepatitis B yang diketahui bisa dicegah melalui vaksin.
Penyakit ini bisa menyebar melalui paparan cairan tubuh dari yang terinfeksi ke yang belum terinfeksi. Orang akan semakin rentan terkena Hepatitis B jika belum mendapat vaksinnya.
Cara Penularan Virus Hepatitis B
Virus Hepatitis B bisa menyebar dan menular melalui hal-hal sebagai berikut.
Baca Juga: Ini Rekomendasi WHO untuk Cegah Penularan Hepatitis B dari Ibu ke Anak
- Melalui kontak parenteral (suntikan) dengan cairan tubuh yang terinfeksi.
- Melalui transfusi darah atau produk darah yang ditransfusikan tanpa sengaja terkontaminasi melalui prosedur medis invasif menggunakan peralatan yang terkontaminasi.
- Penularan Hepatitis B dari ibu ke bayi atau anak bisa terjadi ketika sang ibu menyusui atau sejak proses bersalin.
- Virus Hepatitis B juga bisa menular melalui kontak seksual, kontak dengan darah menstruasi, kontak dengan air mani, kontak dengan air mata, dan kontak dengan keringat dari orang yang sudah terinfeksi lebih dulu.
- Peluang penularan bisa meningkat melalui penggunaan berbagi jarum suntik, tato, atau alat tindik badan secara bergantian dan tidak disterilkan lebih dulu setelah dipakai orang yang terinfeksi Hepatitis B.
- Penularan juga bisa terjadi ketika kamu menggunakan air yang terkontaminasi.
Agar tidak mudah tertular virus Hepatitis B, Anda disarankan untuk menghindari kontak langsung dengan orang-orang yang diketahui telah mengidap penyakit hepatitis B.
Anda juga disarankan agar mengikuti petunjuk kesehatan yang sudah disosialisasikan. Misalnya, tidak mengonsumsi air mentah, atau buah-buahan dan sayuran yang mungkin sudah dicuci di air yang terkontaminasi.
Disarankan juga untuk menjaga diri dan tidak menato tubuh. Sebaiknya kita berhati-hati dan tidak sembarangan melakukan kontak fisik dengan orang yang belum kita kenal. Ada baiknya untuk menggunakan masker dan sarung tangan ketika bepergian.
Demikian pemaparan tentang Hepatitis B dan cara penularannya yang harus dihindari. Selamat menjaga kesehatan, meskipun tak mudah, kita tetap harus waspada.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya