Suara.com - Sakit radang tenggorokan umum dialami oleh banyak orang. Ini memunculkan sensasi tidak nyaman pada tenggorokan, seperti gatal dan sakit saat menelalan.
Kebanyakan sakit tenggorokan disebabkan oleh infeksi atau oleh faktor lingkungan seperti udara kering.
Dikutip dari Healthline, sakit radang tenggorokan dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan bagian tenggorokan yang terkena, yakni:
1. Faringitis mempengaruhi area tepat di belakang mulut.
2. Tonsilitis adalah pembengkakan dan kemerahan pada amandel, jaringan lunak di bagian belakang mulut.
3. Laringitis adalah pembengkakan dan kemerahan pada kotak suara, atau laring.
Untuk mengetahui apakah Anda akan mengalami sakit radang tenggorokan atau tidak, gejala yang bisa dilihat antara lain:
- Nyeri atau sensasi gatal di tenggorokan
- Nyeri yang bertambah parah saat menelan atau berbicara
- Kesulitan menelan
- Sakit, kelenjar bengkak di leher atau rahang
- Amandel membengkak, merah
- Bercak putih atau nanah pada amandel Anda
- Suara serak atau teredam
Selain beberapa hal di atas, infeksi yang menyebabkan sakit tenggorokan dapat menyebabkan tanda dan gejala lain, termasuk demam, batuk, pilek, bersin, sakit kepala hingga mual atau muntah.
Meskipun terasa tidak nyaman, sakit radang tenggorokan biasanya akan hilang dengan sendirinya.
Baca Juga: Kesal Ditanya Virus Corona, Dirut BRI: Itu Radang Tenggorokan Biasa
Namun disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter, jika keluhan radang tenggorokan terus terjadi hingga lebih dari 10 hari dan bertambah parah. Terlebih jika disertai kesulitan bernapas dan demam tinggi (38,3 C).
Pertolongan pertama untuk sakit radang tenggorokan
Anda dapat mengobati sebagian besar sakit tenggorokan di rumah. Istirahat yang cukup agar sistem kekebalan Anda mampu melawan infeksi. Selain itu, Anda juga bisa melakukan beberapa hal ini:
1. Rutin berkumur dengan campuran air hangat dan 1/2 hingga 1 sendok teh garam.
2. Minum cairan hangat yang terasa menenangkan tenggorokan, seperti teh panas dengan madu, sup, atau air hangat dengan lemon. Teh herbal sangat menenangkan untuk sakit tenggorokan.
3. Dinginkan tenggorokan Anda dengan makan makanan dingin seperti es loli atau es krim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin