Suara.com - Anak menjadi salah satu golongan usia rentan terinfeksi Covid-19. Berdasarkan data yang dirilis oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melalui situs resminya, terdapat 95 persen pasien Covid-19 anak pada rentang usia 0-18 tahun.
Sementara, angka kematian pada rentang usia tersebut sebesar 3 persen, yang menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), angka ini termasuk yang tertinggi di kawasan Asia Pasifik.
Hal tersebut pun bisa terlihat dari banyaknya pasien anak yang juga dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta. Untuk mempercepat pemulihan mereka, relawan satgas penanganan Covid-19 menyelenggarakan program dukungan psikososial.
Hal ini, kata Melva Elfrida Sihombing, dari Bidang Medis Tim Koordinator Relawan Satgas Penanganan Covid-19, bertujuan untuk meringankan beban mental anak-anak, baik penderita Covid-19 maupun yang mendampingi orang tuanya yang sedang dirawat, agar mereka bisa menjalani proses terapi penyembuhan medis secara optimal.
Bersama Tango Drink, relawan satgas penanganan Covid-19 membuat sebuah aktivitas mewarnai yang bisa menghibur mereka selama berada di RSD Wisma Atlet. Aktivitas ini diikuti sekitar 40 anak-anak.
"Anak-anak ini berusia dari balita hingga 14 tahun, didampingi oleh tim psikologi dari tim Koordinator Relawan Satgas Penanganan Covid-19. Kami sangat mengapresiasi tim Tango Drink dari OT Group, yang telah memungkinkan kegiatan ini berlangsung dengan baik," jelas Melva dalam siaran pers yang suara.com terima.
Kegiatan ini, kata Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group, diharapkan dapat menghibur dan mempercepat proses kesembuhan anak-anak tersebut. Mengingat peningkatan imunitas tubuh dan terhindar dari faktor stres merupakan hal yang penting bagi pasien.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi