Suara.com - Jahe merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Tanaman rimpang yang memiliki rasa pedas ini berkhasiat baik untuk tubuh. Simak 5 manfaat jahe untuk kesehatan yang perlu kalian ketahui.
Rasa dominan pedas pada Jahe disebabkan senyawa keton bernama zingeron. Sejarah jahe diperkirakan berasal dari India tapi ada yang percaya rempah-rempah ini datang dari Tiongkok Selatan. Jahe menjadi komoditas populer ketika zaman kolonialisme.
Selain digunakan untuk menambah cita rasa dan aroma pada makanan, jahe memiliki segudang manfaat yang baik untuk tubuh mulai dari pencernaan hingga meredakan peradangan.Tak hanya di Indonesia, keberadaan jahe sebagai alternatif obat herbal juga digunakan di beberapa negara seperti Cina, India, hingga Timur Tengah. Berikut ini manfaat jahe untuk kesehatan.
1. Pencernaan
Manfaat jahe untuk kesehatan yang pertama adalah mengatasi masalah pencernaan. Apakah Anda memiliki masalah pencernaan?
Maka Anda harus mulai menyetok jahe di rumah untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sebab, jahe adalah obat alternatif untuk meredakan gejala iritasi dalam perut seperti gastrointestinal, menstimulasi air liur, mencegah kontraksi perut, hingga membantu pergerakan makanan selama dicerna di dalam usus.
Selain itu, kandungan phenolic pada jahe juga mampu meredakan perut kembung akibat gas berlebih pada sistem pencernaan.
2. Mengurangi Mual
Jahe juga bermanfaat untuk mengurangi mual akibat morning sickness, vertigo, atau efek samping konsumsi obat tertentu. Anda bisa mengkonsumsinya dengan cara dimakan mentah, diseduh, maupun dalam bentuk permen.
Baca Juga: 5 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan
Mengkonsumsi jahe secara teratur juga dapat memicu keluarnya keringat. Hal ini sangat bermanfaat untuk meredakan demam atau flu.
Selain itu, keringat yang keluar juga merupakan salah satu proses detoksifikasi dan melindungi tubuh dari mikroorganisme tertentu yang dapat menyebabkan penyakit kulit atau infeksi. Menurut penelitian, keringat dapat melindungi diri dari berbagai bakteri seperti E.coli dan staphylococcus aureus.
4. Melindungi Diri dari Kanker
Kandungan gingerol dan phytonutrient mampu memberikan perlindungan dari sel kanker pada bagian usus besar. Selain itu, gingerol juga mampu mencegah dampak penyebaran serta mengurangi tingkat keparahan sel tumor yang tidak bisa diangkat atau dioperasi.
5. Peradangan
Gingerol pada jahe memiliki sifat anti-inflamatory yang berfungsi meredakan peradangan pada penderita osteoarthritis dan rematik.
Selain itu, mengkonsumsi jahe secara teratur uga ampuh mengurangi pembengkakan pada bagian tubuh karena jahe mampu menghambat proses inflamatori dalam tubuh seperti sitokin, kemokin, kondrosit, dan leukosit.
Demikian manfaat jahe untuk kesehatan yang perlu kalian ketahui. Perhatikan cara mengkonsumsi jahe dan jika perlu konsultasi ke dokter terlebih dahulu.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?