Gangguan obsesif-kompulsif (OCD) menyebabkan pikiran atau obsesi yang konstan dan berulang. Pikiran-pikiran ini terjadi dengan keinginan yang tidak perlu dan tidak masuk akal untuk melakukan perilaku tertentu, atau dorongan.
Banyak orang dengan OCD menyadari bahwa pikiran dan tindakan mereka tidak masuk akal, namun mereka tidak dapat menghentikannya.
6. Gangguan stres pascatrauma (PTSD)
Gangguan stres pasca-trauma (PTSD) adalah penyakit mental yang dipicu setelah mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis. Pengalaman yang dapat menyebabkan PTSD dapat berkisar dari peristiwa ekstrem, seperti perang dan bencana nasional, hingga pelecehan verbal atau fisik. Gejala PTSD mungkin termasuk kilas balik atau mudah terkejut.
7. Skizofrenia
Skizofrenia merusak persepsi seseorang tentang realitas dan dunia di sekitar mereka. Itu mengganggu hubungan mereka dengan orang lain. Ini adalah kondisi serius yang membutuhkan perawatan.
Mereka mungkin mengalami halusinasi, mengalami delusi, dan mendengar suara-suara. Ini berpotensi menempatkan mereka dalam situasi berbahaya jika tidak ditangani.
8. Gangguan kecemasan sosial
Gangguan kecemasan sosial , kadang-kadang disebut fobia sosial, menyebabkan ketakutan ekstrim terhadap situasi sosial. Orang dengan kecemasan sosial mungkin menjadi sangat gugup berada di sekitar orang lain dan mungkin merasa sedang dihakimi. Hal ini dapat membuat Anda sulit bertemu orang baru dan menghadiri pertemuan sosial.
Baca Juga: Deteksi Skizofrenia Sejak Dini, Ini 3 Fase yang Perlu Diketahui
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?