Suara.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro kembali mengecam vaksin virus corona. Ia mengatakan bahwa vaksin Pfizer dapat mengubah orang menjadi buaya, di antara klaim aneh lainnya.
Dilansir dari The Independent, Bolsonaro menyarankan bahwa vaksin juga dapat menyebabkan perempuan menumbuhkan rambut wajah dan pria berbicara dengan suara seperti wanita.
"Dalam kontrak Pfizer, sangat jelas: 'Kami tidak bertanggung jawab atas efek samping apa pun.' Jika Anda berubah menjadi buaya, itu masalah Anda, ”kata Bolsonaro tentang vaksin yang menyelamatkan nyawa
Diaa melanjutkan: "Jika Anda menjadi manusia super, jika seorang prtrmpusn mulai menumbuhkan janggut atau jika seorang pria mulai berbicara dengan suara feminin, mereka [Pfizer] tidak akan ada hubungannya dengan itu.”
Inggris menjadi negara barat pertama yang mengotorisasi kandidat Pfizer awal bulan ini.
Uji klinis suntikan yang melibatkan lebih dari 43.500 sukarelawan, dengan lebih dari 20.000 menerima vaksin, menunjukkan bahwa suntikan itu 95 persen efektif dalam perlindungannya terhadap virus corona baru.
Bolsonaro, yang sembuh dari Covid-19 awal tahun ini, bersikeras bahwa dia tidak akan menerima vaksin dalam beberapa kesempatan. Bahkan telah menyatakan bahwa orang harus diizinkan untuk menolak suntikan.
"Beberapa orang mengatakan bahwa saya memberikan contoh yang buruk. Tetapi kepada orang-orang yang bodoh, yang mengatakan ini, saya memberi tahu mereka bahwa saya sudah tertular virus, saya memiliki antibodi, jadi mengapa harus divaksinasi?" katanya pada hari Kamis.
Pada bulan November, presiden mengungkapkan sentimen serupa dengan mengatakan: "Saya beritahu Anda; saya tidak akan mengambil [vaksin apa pun]. Ini adalah hak saya dan saya yakin Kongres tidak akan menyulitkan siapa pun yang tidak ingin mengambil vaksin.”
Baca Juga: 10 Orang yang Harus Divaksin Covid-19 Pertama Kali Versi Fahri Hamzah
"Jika efektif, tahan lama, dapat diandalkan, siapa pun yang tidak meminumnya hanya akan membahayakan dirinya sendiri, dan siapa yang menggunakan vaksin tidak akan terinfeksi. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.”
João Doria, calon penantang Mr Bolsonaro untuk pemilihan presiden berikutnya, adalah pendukung terbesar dari satu kandidat vaksin: CoronaVac.
Pada hari Kamis, Mahkamah Agung negara itu memutuskan bahwa semua warga Brasil diharuskan untuk divaksinasi terhadap Covid-19, tetapi tidak akan diambil paksa untuk menerima suntikan.
Bolsonaro telah berjanji untuk membuat semua suntikan Covid-19 yang disetujui oleh regulator kesehatan tersedia untuk umum, tetapi menegaskan bahwa "tidak ada yang bisa memaksa siapapun untuk mengambil vaksin".
Efek samping umum dari vaksin termasuk nyeri, bengkak, atau kemerahan di tempat suntikan, demam ringan, menggigil, kelelahan, sakit kepala, dan nyeri otot dan sendi.
Hanya efek samping ringan yang dilaporkan selama uji coba Pfizer. Saat suntikan mulai diluncurkan di Inggris, ada dua laporan reaksi alergi terhadap vaksin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia