Suara.com - Awal tahun jadi momen yang tepat untuk memiliki resolusi dan juga kebiasaan baru. Mumpung masih awal tahun, nggak ada salahnya untuk bersemangat menjaga kesehatan dengan resolusi sehat 2021.
Tapi tentu tidak mudah menentukan resoluksi yang berkaitan dengan kesehatan. Nah, bagi yang masih bingung apa saja, 3 resolusi kesehatan berdasarkan siaran pers FibreFirst yang diterima suara.com, Selasa (5/1/2021), bisa sangat membantu loh.
1. Tentukan olahraga favorit
Selama pandemi, saat new normal banyak sekali masyarakat yang mulai menggemari olahraga bersepeda dimana hal tersebut menandakan masyarakat sadar akan pentingnya berolahraga untuk meningkatkan imun atau daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang virus dan penyakit.
Tapi olahraga tidak hanya bersepeda, banyak olahraga lain yang juga sudah menyesuaikan dengan protokol kesehatan new normal, seperti zumba, yoga, berenang, dan yang mudah yaitu jogging.
Tentukan olahraga yang disukai maka dengan begitu akan bisa dilakukan secara konsisten serta tidak terasa berat dalam menjalaninya.
Cukup 30 menit setiap harinya maka akan memberikan manfaat maksimal untuk kesehatan fisik. Menurut para ilmuwan olahraga, olahraga lebih dari 30 menit atau selama satu jam dalam satu hari justru akan membuat seseorang merasa kelelahan, hasilnya mereka akan malas berolahraga keesokan harinya.
2. Atur pola makan sehat
Menerapkan pola makan sehat bisa membantu melindungi diri dari beragam risiko yang muncul akibat buruknya pola makan. Kunci utama dari pola makan sehat adalam jam makan. Umumnya seseorang makan tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam.
Baca Juga: Langka di Pasaran, Ini 5 Manfaat Tahu untuk Kesehatan Tubuh
Untuk sarapan usahakan makan sebelum jam 9 pagi karena tubuh membutuhkan makanan setelah hampir delapan jam tidak mengonsumsi apapun karena tidur, sehingga harus cepat-cepat mengisinya agar mendapatkan kembali energi untuk beraktivitas.
Siang hari, atau di waktu istirahat tiba disarankan untuk tidak makan terlalu banyak karena akan memberikan rasa kantuk berlebih. Hal tersebut bisa diatasi dengan mengganjal perut dengan camilan sejak sebelum makan siang atau di sore harinya.
Sedangkan untuk malam hari, usahakan untuk makan tidak melebihi jam 8 malam. Sebab, tubuh perlu diberikan waktu dalam mencerna makanan yang masuk sebelum tidur. Tidur dalam keadaan perut yang penuh tentu saja tidak baik untuk kesehatan.
3. Lakukan detoks rutin
Detoks adalah istilah mengeluarkan racun dan sisa kotoran makanan yang mengendap dari dalam tubuh.
Meski sebenarnya tubuh secara alami melakukan detoksifikasi alami dengan sendirinya, terkadang saking banyaknya racun yang masuk maka tubuh jadi mudah lelah dan rentan terserang virus atau penyakit.
Secara tidak sadar, menu junk food seringkali menjadi pilihan untuk disantap sehari-harinya. Padahal, racun dan kotoran mengendap dalam saluran pencernaan utamanya disebabkan dari junk food tersebut.
“Penelitian menunjukan, 70 persen sel imun terdapat di pencernaan, dengan pencernaan yang sehat maka imun tubuh pun akan menjadi kuat”, pungkas Nourmatania selaku Scientific FibreFirst.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?