Suara.com - Tidak banyak negara yang memasukkan kelompok lanjut usia (lansia) sebagai penerima vaksin virus Corona. Singapura telah melakukannya pada Rabu (27/1) kemarin, dengan Turki menyusul mulai hari ini.
Dilansir Anadolu Agency, Turki mulai memberikan vaksin Covid-19 pada orang berusia 75 tahun ke atas, setelah penggunaan vaksin Sinovac disetujui oleh otoritas pengawas obat.
Vaksinasi nasional dimulai pada 14 Januari dan sejauh ini, lansia berusia di atas 80 dan 90 tahun yang tinggal di panti wreda atau rumah telah disuntik vaksin.
Selain itu, vaksinasi juga sedang berlangsung untuk staf di apotek dan mahasiswa kedokteran dan farmasi.
Hingga Kamis (28/1) pagi, sebanyak 1,5 juta warga Turki terlah divaksin, termasuk tenaga kesehatan. Suntikan vaksin akan diberikan dalam dua dosis, dengan jarak 28 hari.
Turki melaporkan 2,44 juta kasus Covid-19 sejauh ini, termasuk 25.400 kematian dan 2,33 pasien yang pulih.
Pandemi Covid-19 telah merenggut lebih dari 2,17 juta nyawa di 192 negara dan wilayah sejak Desember 2019.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Johns Hopkins University, lebih dari 100 juta kasus dan lebih dari 55,86 juta pemulihan telah dilaporkan di seluruh dunia.
Sementara itu di Indonesia, lansia bukan kelompok prioritas penerima vaksin gelombang pertama. Hal ini dikarenakan kurangnya data dari kelompok lansia saat melakukan uji klinis tahun lalu.
Baca Juga: BPOM Pastikan Lokasi Penyimpanan Vaksin Covid-19 di Bandung Sesuai Standar
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam kterangannya menyebut, kelompok lansia kemungkinan akan mendapat vaksinasi di bulan Maret atau April 2021.
"Jadi kita akan mulai untuk petugas publik dan lansia itu sekitar bulan Maret-April. Kalau misalnya selesai diharapkan akhir April atau awal Mei kita bisa melakukan untuk seluruh masyarakat," tuturnya dalam Raker dan RDP di Komisi IX, Kompleks Parlemen, Selasa (12/1).
Berita Terkait
-
FEI SIONG GROUP Buka Gerai Internasional Pertama di Jakarta, Hadirkan Comfort Food Khas Singapura
-
Negara Mana Saja yang Terancam Greater Israel? Ini 7 Wilayah yang Berisiko
-
Usai Iran, Kini Turki Dianggap Ancaman: Apa Itu Greater Israel?
-
Perang Lawan Iran Belum Kelar, Israel Kini Sebut Turki Target Selanjutnya
-
Liburan di Kapal Pesiar, Disney Cruise Line Resmi Berlabuh di Singapura
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital