Suara.com - Pemerintah Israel mengumumkan telah mengirim dosis pertama vaksin COVID-19 ke wilayah Tepi Barat di Palestina.
Dilansir ANTARA, Israel mengatakan pihaknya telah memasok Palestina dengan pengiriman pertama vaksin COVID-19 berupa 2.000 dosis vaksin buatan Moderna Inc.
Pasokan vaksin itu dibawa ke Tepi Barat yang diduduki dan akan digunakan oleh tim medis Otoritas Palestina, menurut pernyataan dari COGAT, penghubung militer Israel dengan Palestina.
Kementerian Kesehatan Palestina melalui pernyataan yang dikeluarkan di kota Ramallah, Tepi Barat, mengonfirmasi pengiriman tersebut.
Kemenkes mengatakan akan memberikan dosis vaksin pada para personel medis yang bekerja di fasilitas tempat mereka merawat pasien COVID-19.
Pernyataan itu menyebutkan bahwa kalangan kedua yang akan mendapatkan suntikan vaksin adalah mereka yang berusia di atas 60 tahun serta mereka yang menderita penyakit kronis.
Kementerian tersebut mengatakan pihaknya memperkirakan akan mendapatkan 50.000 dosis vaksin lagi dalam beberapa hari mendatang, namun tidak mengungkapkan sumbernya.
Israel telah mengalokasikan tambahan 3.000 dosis untuk Palestina, kata seorang pejabat COGAT.
Israel telah muncul sebagai pemimpin dunia dalam urusan vaksinasi pada warganya.
Baca Juga: Waduh! 1.139 Nakes di Kepri Gagal Disuntik Vaksin Corona, Alasannya Ini
Otoritas Palestina secara terpisah telah mencoba untuk mengamankan dosisnya sendiri, dan telah memesan sejumlah vaksin Sputnik V buatan Rusia.
Palestina juga akan menerima lebih dari 35.000 hingga 40.000 dosis vaksin dari COVAX --program global berbagi vaksin --dalam beberapa minggu mendatang, kata seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Senin.
Israel merebut Tepi Barat dalam perang Timur Tengah 1967. Palestina mengupayakan wilayah itu jadi negara merdeka, yang mereka ingin dirikan di Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur.
Berita Terkait
-
Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza
-
Abaikan Korban 72 Ribu Jiwa, Militer Israel Berencana Kembali Invasi Jalur Gaza
-
PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel
-
Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat
-
Muka Malu Infantino! Pencitraan di Panggung FIFA Ditolak Mentah-mentah Palestina
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak