Suara.com - Tingkat vaksinasi Covid-19 yang efektif akan memperlambat penyebaran virus corona Covid-19. Tetapi, vaksinasi ini dianggap berisiko bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil dan anak-anak.
Penelitian yang lebih baru juga menunjukkan bahwa wanita hamil yang tidak memiliki risiko tinggi terinfeksi virus corona Covid-19, mereka lebih berisiko meninggal karena penyakit atau menderita gejala berbulan-bulan setelah melawan infeksi.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang sebelumnya menentang penggunaan vaksin Covid-19 selama kehamilan, kini merekomendasikan wanita juga perlu mendapatkan vaksinasi segera.
Tetapi, keamanan vaksin Covid-19 untuk ibu hamil masih diragukan. Keraguan yang meningkat dan tidak tersedianya vaksin Covid-19 yang aman bisa membahayakan kesehatan jutaan wanita subur di seluruh dunia.
Tak hanya itu, kurangnya bukti yang tepat juga telah memecah belah pejabat kesehatan di seluruh dunia. Banyak dokter yang merekomendasikan sejumlah pasangan untuk menunda kehamilan sampai waktu suntikan vaksin Covid-19.
Pada waktu yang sama, mereka yang telah suntik vaksin Covid-19 juga diminta untuk menunda kehamilan setidaknya selama 8 minggu.
Namun dilansir dari Times of India, haruskah Anda benar-benar menunda kehamilan sampai vaksin Covid-19 tersedia? dan Apakah vaksin Covid-19 bisa menyebabkan kemandulan?
Terlepas dari semua rumor yang beredar di internet, vaksin Covid-19 tidak bisa menyebabkan kemandulan atau keguguran pada wanita yang sedang hamil atau sedang merencanakannya.
Sebagian besar vaksin Covid-19 yang diberikan sekarang ini menggunakan jenis virus yang sudah dilemahkan atau menggunakan teknologi modern untuk melengkapi sistem kekebalan tubuh dalam melawan virus corona.
Baca Juga: Satu Kali Suntikan Vaksin Pfizer Tak Bisa Lawan Virus Corona Afrika Selatan
Karena itu, vaksin tidak akan membahayakan sistem reproduksi, menyebabkan kerusakan, gangguan atau kemandulan.
Jadi, wanita hamil masih bisa memilih untuk vaksinasi tapi semuanya tergantung pada pilihan mereka. Jika waktu kelahiran bayi Anda di masa depan tidak mengganggu atau Anda bisa menunda pembuahan, lebih ideal untuk menunggu vaksin.
Menunda konsepsi juga harus dipertimbangkan jika Anda memiliki masalah kesehatan medis yang sudah ada sebelumnya. Pada akhirnya, suntik vaksin akan menjadi langkah untuk menjaga kesehatan dan membuat Anda lebih mampu merawat kehamilan.
Tunggulah selama 6-8 minggu setelah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 kedua jika ingin hamil. Tapi, ingatlah bahwa semua ini kembali kepada keputusan pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal