Suara.com - Covid-19 tetap bisa menginfeksi anak-anak. Di Amerika Serikat, laporan terbaru mengatakan jumlah pasien anak hampir mencapai 3 juta.
Dilansir ANTARA, lebih dari 2,93 juta anak di Amerika Serikat terdiagnosa dengan COVID-19 sejak pandemi mewabah, menurut data terkini Akademi Pediatri Amerika (AAP) dan Asosiasi Rumah Sakit Anak.
Sekitar 117.500 kasus baru COVID-19 pada anak dilaporkan pekan lalu hingga 4 Februari, demikian informasi AAP.
Selama dua pekan, 21 Januari-4 Februari, tercatat 257.680 kasus COVID-19 anak dilaporkan di seluruh negeri, naik 10 persen, katanya.
Kasus anak menyumbang 12,9 persen dari total kasus COVID-19 yang terkonfirmasi di AS. Tingkat keseluruhan yakni 3,899 kasus per 100.000 anak dalam populasi, berdasarkan laporan tersebut.
"Pada saat ini, jarang terlihat kasus COVID-19 parah terjadi di kalangan anak. Akan tetapi, ada kebutuhan mendesak untuk mengumpulkan lebih banyak data mengenai dampak jangka panjang pandemi terhadap anak-anak, termasuk cara virus yang mungkin membahayakan kesehatan fisik jangka panjang anak-anak yang terinfeksi, serta dampak emosional dan kesehatan mental mereka," kata AAP melalui laporan tersebut.
Sebelumnya, sekelompok peneliti di The New York Medics mengamati sekelompok 35 anak yang dirawat di dua rumah sakit. Dari 35 anak, 25 memenuhi kriteria sindrom MIS-C. P
etugas medis mengklaim bahwa sindrom tersebut mempengaruhi setidaknya dua organ di tubuh anak, dengan tidak ada diagnosis alternatif yang masuk akal.
Seorang anak positif Covid-19 yang telah mengembangkan sindrom inflamasi multisistem dapat menunjukkan berbagai gejala selain tanda-tanda Covid-19 yang paling umum.
Baca Juga: Waduh! Pasien COVID-19 Cimahi Berkeliaran, Masuk Kerja karena Merasa Bugar
Beberapa gejala Covid-19 yang harus diwaspadai pada anak, di antaranya:
- Suhu tinggi untuk jangka waktu yang lama
- Sakit perut
- Diare atau mual
- Ruam atau perubahan warna kulit
- Sesak napas dan kesulitan bernapas
Berita Terkait
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Q1 2026, Pemerintah Klaim Lebih Tinggi dari China-AS
-
Amerika Serikat Paksa 50 Kapal Komersial Putar Balik Hindari Selat Hormuz
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif