Suara.com - Anda mungkin sering diperingatkan untuk tidak minum alkohol, makan makanan berlemak hingga konsumsi garam berlebih. Padahal makanan-makanan ini bisa saja memiliki berbagai manfaat kesehatan jika dikonsumsi dengan jumlah rendah.
Melansir dari Mdlinx, beberapa makanan yang sering dianggap tak sehat berikut nyatanya juga bermanfaat untuk kesehatan, antara lain:
1. Daging
Pedoman Diet untuk Orang Amerika 2020-2025 yang baru direvisi, merekomendasikan agar membatasi asupan daging merah dan olahan. Menurut para ahli di Harvard Medical School Division of Nutrition, ada hubungan yang jelas antara asupan tinggi daging merah dan olahan serta risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes yang lebih tinggi.
Namun menurut sebuah artikel yang diterbitkan di Nature pada tahun 2020, salah satu alasan tingginya tingkat kematian serebrovaskular di Jepang adalah karena orang-orang tidak mendapatkan cukup kolesterol (dari daging) yang merupakan bagian penting dalam membangun dinding pembuluh darah yang kuat. Hal ini pada gilirannya meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah dan meningkatkan risiko perdarahan intraserebral.
2. Minuman Keras
Pakar kesehatan di CDC mengatakan konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan perkembangan beberapa penyakit dan kondisi kronis, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, penyakit hati, dan berbagai jenis kanker.
Namun, menurut sebuah ulasan yang diterbitkan pada tahun 2019 di Molecules menunjukkan bahwa meminum segelas anggur merah sesekali dikaitkan dengan risiko penyakit jantung koroner yang lebih rendah. Hal ini diduga karena adanya variasi senyawa polifenol yang ditemukan dalam anggur merah, yang meliputi resveratrol, katekin, epikatekin, quercetin, dan antosianin.
4. Gula
Baca Juga: Musim Hujan, Hangatkan Tubuh dengan 4 Minuman Sehat Ini
Gula telah dianggap sebagai musuh makanan untuk waktu yang lama. Konsumsi gula yang berlebihan telah dikaitkan dengan berbagai dampak kesehatan yang merugikan, termasuk peningkatan risiko obesitas dan diabetes tipe 2. Namun, gula dalam jumlah sedang (dalam bentuk glukosa) juga menjadi sumber energi utama otak kita.
4. Garam
Bahan lain yang umumnya dianggap musuh nutrisi adalah garam. Kadar natrium yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah yang seiring waktu dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.
Namun, seperti halnya gula, tubuh manusia membutuhkan sejumlah natrium untuk melakukan impuls saraf, fungsi otot, dan menjaga keseimbangan air serta mineral. Garam meja juga mengandung yodium di mana kekurangan yodium dapat menyebabkan perkembangan gondok dan kondisi lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli