Suara.com - Kanker serviks dan kanker ovarium jadi dua jenis kanker yang paling banyak dialami perempuan. Padahal penyakit infeksi menular itu bisa dicegah, salah satunya dengan penyuntikan vaksin HPV.
Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG., mengatakan bahwa kedua kanker itu memang paling banyak ditularkan karena gaya hidup hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan.
"Kalau kita lihat di sini paling tinggi ovarium dan serviks, hampir semua faktor risiko ada hubungannya dengan seksualitas," kata Hasto dalam webinar 'Vaksin HPV Sebelum Menikah', Rabu (10/3/2021).
Hasto mengatakan bahwa hal itu harus jadi perhatian penting karena perilaku seks benas di Indonesia, terutama oleh remaja, semakin banyak dilakukan.
Sehingga hubungan seks di usia yang masih dini menjadi risiko terjadinya kanker mulut rahim.
Data BKKBN dalam Standar Diagnosasis Keperawatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 tercatat bahwa usia orang Indonesia berhubungan seksual paling banyak terjadi pada rentang 15-19 tahun.
"Oleh karena itu infeksi HPV ini cukup tinggi kejadiannya. Maka kalau kita ingin mencegah kontak seksual di usia dini, sulit. Buktinya semakin tahun juga usianya semakin muda untuk terjadi kontak seksual pada remaja. Sehingga kalau kita ingin mencegah mendewasakan usia kontak seksual, susahnya setengah mati. Kalau mendewasakan usia nikah masih lebih mudah," paparnya.
Program deteksi dini juga, menurut Hasto, hanya berperan kurang dari 10 persen untuk upaya mengurangi angka kasus kanker serviks dan kanker ovarium.
Ia menegaskan bahwa penyuntikan vaksin HPV menjadi upaya paling efektif dan efisien untuk mengurangi jumlah kasus.
Baca Juga: Cegah Stunting, BKKBN Imbau Status Gizi Calon Pengantin Harus Baik
"Kita harus melakukan pencegahan pada mereka dengan cara vaksin, jadi cara yang paling efektif dan efisien untuk pemerintah untuk lakukan pencegahan. Karena upaya lain seperti misalnya melakukan deteksi dini itu kesuksesannya hanya dibawa 10 persen, sudah terbukti," ucapnya.
Berita Terkait
-
Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Mudik Jadi Aman, Ini Daftar Lokasi Posko Layanan Keluarga BKKBN di Jalur Mudik Lebaran 2026!
-
Mudik Lebaran 2026, BKKBN Siapkan Posko Konsultasi Keluarga di 31 Provinsi
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala