Suara.com - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / BKKBN soroti tingginya angka perceraian yang terjadi di masyarakat.
Deputi Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Kemendukbangga, Nopian Andusti, menyebutkan bahwa pada 2023 angka perceraian di Indonesia cukup tinggi, mencapai 408.347 kasus.
Agar tren itu tak berlanjut, Nopian mengingatkan kepada para mahasiswa sebagai generasi muda agar mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum menikah.
Dia menekankan bahwa kehidupan setelah menikah sangat berbeda dibandingkan pada saat masa pacaran.
"Jika tidak mempersiapkan diri sebelum menikah, maka tidak menutup kemungkinan bakal terjadi perceraian karena belum cukup matang dalam membangun rumah tangga," kata Nopian saat kuliah umum dihadapan mahasiswa Poltekkes Tanjungpinang (Kepulauan Riau), dalam keterangannya, Selasa (12/8/2025).
Nopian menyebutkan, perselisihan dan pertengkaran jadi penyebab dominan terjadinya perceraian, mencapai 61 persen. Sisanya masalah ekonomi, kurangnya kesiapan mental, dan adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Ia menyampaikan, terdapat 10 Dimensi yang perlu dilengkapi sebelum menikah. Yakni, kesiapan berkeluarga, usia, finansial, emosi, sosial, moral, mental, interpersonal, fisik, intelektual dan keterampilan hidup.
Sebelum melakukan pernikahan, Nopian menyarankan kepada para mahasiswa untuk berkonsultasi lewat situs siap nikah, ataupun ke pakar.
Hal ini semata untuk menciptakan keluarga yang sejahtera, hingga menekan angka perceraian di Indonesia.
Baca Juga: Kini Gugat Cerai, Ini Alasan Dahlia Poland Mantap Nikah Muda Hingga Korbankan Agama
Berita Terkait
-
Nikah Kok Bayar? Pasangan Ini Jual Tiket Masuk Pernikahan, Hasilnya Bikin Melongo
-
4 Fakta Viral Bibir Bengkak 3 Jam Sebelum Akad Nikah, Pengantin Wanita Asal Bekasi Kaget!
-
Ivan Gunawan Sering Sumpahi Ayu Ting Ting Batal Nikah
-
Kini Gugat Cerai, Ini Alasan Dahlia Poland Mantap Nikah Muda Hingga Korbankan Agama
-
Mendagri Dukung Penuh Peran Kemendukbangga/BKKBN Jaga Stabilitas Jumlah Penduduk
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
Terkini
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang
-
Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global
-
Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang
-
Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon
-
Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi
-
Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI