Suara.com - Perdana menteri Pakistan, sekalius legenda kriket Imran Khan, dinyatakan positif Covid-19 - dua hari setelah mendapatkan dosis pertama vaksinnya, para pejabat mengumumkan.
Pemimpin berusia 68 tahun itu "dalam keadaan sehat" dengan batuk ringan dan demam dan mengisolasi diri di rumah, asisten khusus kesehatannya, Dr. Faisal Sultan, mengatakan dalam mengumumkan infeksi pada hari Sabtu.
Dilansir dari New York Post, istri perdana menteri dan dua anggota senior Partai Tehreek-e-Insaf (Keadilan) juga dinyatakan positif, Sultan mengumumkan Minggu.
Khan - yang secara teratur menghadiri pertemuan tanpa mengenakan masker - baru saja mendapat suntikan vaksin pertamanya pada hari Kamis.
Anggota kunci pemerintahannya mendesak warga untuk terus mendapatkan vaksinasi di tengah kekhawatiran bahwa berita tentang penyakit pemimpin hanya akan meningkatkan keraguan yang meluas di Pakistan atas suntikan tersebut.
“Gejala tersebut membutuhkan beberapa hari sebelum terwujud. Oleh karena itu dapat dipastikan bahwa PM telah terinfeksi sebelum vaksinasi, '' kata Asad Umar, menteri yang bertanggung jawab atas operasi COVID-19 negara itu, dalam sebuah tweet.
“Jadi tolong lakukan vaksinasi,” tulisnya.
Meskipun tidak diumumkan vaksin mana yang diberikan Khan, suntikan yang diproduksi oleh China National Pharmaceutical Group - Sinopharm - adalah satu-satunya yang tersedia secara resmi di Pakistan.
Laporan media mengatakan sebuah perusahaan farmasi swasta Pakistan telah mengimpor 50.000 dosis vaksin Sputnik V Rusia, menurut The Associated Press.
Baca Juga: Kasus COVID-19 Melonjak, Filipina Tutup Gereja Dan Batasi Perjalanan
Pakistan telah menyaksikan lonjakan kasus COVID-19 yang mengkhawatirkan di ibu kota dan di wilayah timur dan utara. Pihak berwenang pada hari Minggu melaporkan 44 kematian baru dan 3.667 infeksi baru yang dikonfirmasi.
Secara keseluruhan, virus itu telah menewaskan hampir 14.000 orang di Pakistan dan menginfeksi lebih dari 626.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya