Suara.com - Sayuran adalah makanan yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Nutrisi penting dalam sayuran berguna untuk menjaga tubuh tetap bugar dan bebas dari penyakit.
Tapi, beberapa sayuran tidak hanya menyehatkan tubuh tetapi juga memberikan efek samping aneh. Efek samping makan sayuran ini mungkin hanya terjadi sementara waktu dan tidak berbahaya.
Berikut ini dilansir dari Times of India, 5 jenis sayuran yang bisa memberikan efek samping aneh pada tubuh.
1. Jamur
Jamur adalah sumber vitamin D yang bisa menimbulkan reaksi merugikan bagi tubuh. Konsumsi jamur bisa menyebabkan intoleransi dan alergi. Bahkan ruam akibat jamur adalah kondisi yang umum terjadi.
Biasanya, ruam terjadi jika Anda mengonsumsi jamur shiitake yang dikenal sebagai dermatitis shiitake. Hal tersebut disebabkan hanya sedikit orang yang mengkonsumsi jamur mentah atau setengah matang.
2. Wortel
Makan wortel memang baik untuk kesehatan mata. Tapi, makan terlalu banyak wortel bisa menyebabkan perubahan warna kulit. Kulit bisa menjadi kekuningan atau oranye karena terlalu banyak makan wortel yang kaya beta-karoten.
Perubahan warna kulit ini lebih terlihat di kaki, tangan dan telapak kaki. Beta-karoten berlebihan dari makanan tidak masuk ke aliran darah, tetapi masuk di bawah kulit yang bisa mengubah rona kulit.
Baca Juga: CDC: Virus Corona Covid-19 Jadi Penyebab Kematian Nomor 3 di 2020
3. Bit
Jika Anda mengonsumsi buah bit, Anda mungkin akan mengalami perubahan warna kulit yang menjadi merah. Pigmentasi tanaman dan bahan kimia lain dalam tanaman memang bisa mengubah warna urine sementara waktu.
Senyawa yang terdapat dalam rhubarb, blackberry, dan bit dapat mengubah urine menjadi merah muda atau merah untuk sementara waktu.
4. Jeruk
Kelebihan asupan vitamin C dari jeruk juga bisa mengubah warna urine, sama seperti beta-karoten. Kelebihan vitamin C dari buah-buahan ini bisa mengubah warna tubuh Anda.
Selain makanan kaya vitamin C, dehidrasi juga bisa mengubah warna tubuh. Jadi, usahakan minum banyak air yang diimbangi dengan asupan vitamin C.
5. Kembang kol
Kembang kol bisa menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan, termasuk perut kembung dan gas. Sayuran ini bergizi, tetapi juga sulit dicerna, terutama bila dimakan mentah.
Sayuran ini mengandung senyawa yang disebut raffinose, yaitu sejenis karbohidrat. Masalahnya adalah tubuh kita tidak bisa mencerna senyawa ini karena tidak dilengkapi dengan enzim. Sayuran yang tidak tercerna saat masuk ke usus besar dapat menyebabkan ketidaknyamanan perut.
Berita Terkait
-
4 Serum Wortel Kaya Vitamin C, Solusi Atasi Kulit Kusam dan Bekas Jerawat
-
5 Makanan Sehari-hari yang Bantu Samarkan Kerutan, Mudah Ditemukan di Dapur!
-
Bukan Cuma Bikin Melek, Ini 6 'Sisi Gelap' Kopi yang Jarang Kamu Sadari
-
4 Toner Premium Berbahan Wortel, Rahasia Kulit Glowing Seperti Artis Korea!
-
15 Sayuran Serat Rendah yang Aman untuk Lambung, Cegah Kembung dan Gas Berlebih!
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia