Suara.com - Laju kasus Covid-19 secara global masih mengalami kenaikan. Meski dalam sepekan terakhir kasus positif turun sebesar 6 persen, namun penambahannya masih ratusan ribu setiap di berbagai belahan dunia.
Dikutip dari situs worldometers, dalam 24 jam terakhir terjadi penambahan 385.916 kasus positif di seluruh dunia. Sehingga akumulasi kasus Covid-19 diseluruh dunia telah mencapai 177,78 juta tersebar di lebih 220 negara.
Angka kematian juga masih bertambah setiap hari. Pagi ini tercatat ada 9.084 orang meninggal dunia dalam satu hari kemarin akibat Covid-19, membuat jumlah seluruhnya menjadi 3,84 juta orang meninggal selama Pandemi Covid-19.
Baik tambahan kasus harian juga angka kematian terbanyak dilaporkan India dan Brasil. Kasus positif paling banyak dilaporkan Brasil dengan jumlah 85.861 kasus sementara India 67.294 kasus.
Brasil juga paling banyak yang melaporkan anhka kematian dalam sati hari, yakni 2.673 jiwa. Sedangkan India 1.411 jiwa.
Kedua negara itu masih mengisi peringkat 2 dan 3 dalam jumlah kasus Covid-19 terbanyak. India diperingkat 2 dengan jumlah kasus 29,69 juta. Dan Brasil peringkat 3 dengan jumlah kasus 17,62 juta. Peringkat 1 masih terisi oleh Amerika Serikat dengan jumlah kasus 34,36 juta.
Varian Delta
Virus corona varian Delta yang pertama kali ditemukan di India tengah menjadi perhatian global lantaran tingkat penularan yang lebih cepat. Penelitian Imperial College London bahkan menemukan bahwa tingkat kecepatan varian virus corona Delta telah mendorong peningkatan 50 persen infeksi di Inggris sejak Mei.
Survei prevalensi REACT-1, yang dilakukan antara 20 Mei dan 7 Juni, menemukan prevalensi sekitar 0,15 persen, dibandingkan dengan 0,10 persen pada kumpulan data terakhir dari akhir April hingga awal Mei.
"Prevalensi meningkat secara eksponensial, didorong oleh usia yang lebih muda dan tampaknya berlipat ganda setiap 11 hari. Jelas, itu adalah berita buruk," kata profesor penyakit menular Imperial College London Steven Riley dikutip dari Channel News Asia.
Baca Juga: Termasuk dari Jakarta, Wali Kota Cimahi Minta Warga Tolak Tamu dari Luar Kota
Studi ini adalah salah satu survei prevalensi terbesar di Inggris dengan 109.000 sukarelawan diuji dalam putaran terakhirnya.
Riley menambahkan bahwa tingkat vaksinasi yang tinggi di Inggris menyulitkan untuk memprediksi berapa lama pertumbuhan eksponensial itu akan berlangsung.
Lebih dari setengah populasi orang dewasa di Inggris telah menerima dua dosis vaksin dan lebih dari tiga perempat orang dewasa telah menerima setidaknya satu dosis vaksin.
Meskipun varian Delta terbukti secara substansial mengurangi efektivitas satu dosis vaksin terhadap infeksi ringan, dua dosis masih memberikan perlindungan yang baik terhadap penyakit parah, bukti awal telah menunjukkan.
Berita Terkait
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
-
Ariana Grande Idap Salah Satu Virus Mematikan, Mendadak Batal Hadiri Acara
-
Kasus TBC di Jakarta Capai 49 Ribu, Wamenkes: Kematian Akibat TBC Lebih Tinggi dari Covid-19
-
Anggaran Daerah Dipotong, Menteri Tito Minta Pemda Tiru Jurus Sukses Sultan HB X di Era Covid
-
Korupsi Wastafel, Anggota DPRK Aceh Besar jadi Tersangka usai Polisi Dapat 'Restu' Muzakir Manaf
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam