Suara.com - Lonjakan kasus Covid-19 Indonesia mengingatkan kembali pentingnya menggunakan double mask atau masker dua lapis saat keluar rumah.
Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Kamis (24/6/2021) menunjukkan positif baru Covid-19 pecah rekor 20.574 kasus, melonjak dari Rabu (23/6) yang mencapai 15.308 kasus.
Memakai masker dua lapis juga tidak bisa sembarangan, ada prosedur dan aturan yang harus diikuti yakni masker dua lapis harus terdiri dari masker medis dan masker kain.
"Masker medis di dalam, masker kain dipakai di luar. Pastikan penggunaan masker tidak mengganggu pandangan dan tetap bisa mudah bernapas," tulis Kemenkes melalui akun Instagram resminya, dikutip suara.com.
Sehingga masker dua lapis bukanlah perpaduan masker medis dan masker medis, bukan juga perpaduan masker kain dan masker kain. Juga posisi masker kain dan posisi masker medis tidak boleh terbalik, harus masker kain yang terluar dan masker medis di dalam.
Apalagi jika konsep masker dua lapis terdiri dari masker medis dan KN95. Kedua masker ini tidak boleh dikombinasikan, karena kemampuan masker KN95 memfilter udara sudah sangat tinggi.
Efektivitas masker dua lapis ini juga sudah diteliti dan terbukti melalui penelitian yang diterbitakan di jurnal Morbidity and Mortality pada 10 Februari 2021 lalu.
Penelitian tersebut membuktikan jika masker bedah (medis) yang dilapisi masker kain bisa memblokir droplet (percikan air liur) virus hingga 92,5 persen. Bahkan perlindungan ini semakin meningkat hingga 96,4 persen saat diterapkan jaga jarak hingga 1,8 meter.
Baca Juga: Dokter: Tidak Direkomendasikan Pakai Masker Medis Dobel, Gimana Benarnya?
Berita Terkait
-
KPK Masih Pikir-pikir Larang Tahanan Koruptor Pakai Masker saat Dipamer ke Publik, Kok Bisa?
-
Di Balik Wacana Larangan Masker Tahanan KPK: Efek Jera atau Sekadar Panggung Publik?
-
Waspadai Risiko Kesehatan Anak saat Melihat Hewan Kurban, Dokter Sarankan Pakai Masker!
-
Mia Khalifa Ambil Kotoran Anjing Pakai Masker Lalu Dipakai Lagi, Videonya Viral
-
Dapat Bocoran Masih dalam Kondisi Baik, Jokowi Belum Mau Imbau Masyarakat Pakai Masker Lagi
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik