Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan vaksin menandung racun berbahaya. Narasi tersebut diunggah oleh akun Twitter @Ibeen16.
Akun tersebut mengunggah video yang memperlihatkan seorang pria bernama 'Dr. Peter McCullough'.
Dalam video itu, McCullough mempermasalahkan vaksinasi yang dilakukan pemerintah.
Berdasarkan terjemahan video tersebut, McCullough mengatakan 'racun' sebanyak 2 kali yang mana kata 'racun' mengarah pada vaksin.
Keterangan dalam unggahan tersebut juga menuliskan narasi tentang vaksin mengandung racun berbahaya.
Berikut narasi tersebut.
"Wajib simak sampai habis. Jangan mudah percaya kalau tidak percaya, apalagi cuman katanya katanya. Tetaplah dengan kata hatimu dan fakta-fakta. Di sini paham!".
Lantas, benarkah narasi tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Mata Pasien Covid-19 Diambil Tanpa Sepengetahuan Keluarga?
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, pernyataan McCullough adalah hoaks.
Dr. Peter McCullough mengaku sebagai dokter ahli penyakit jantung dan penyakit dalam dari Texas, Amerika Serikat.
Meski demikian, ia memiliki riwayat menyebarkan informasi bohong mengenai pandemi dan vaksin covid-19, khususnya vaksinasi yang dilakukan di Amerika Serikat.
Adapun klaimnya di antaranya adalah orang-orang di bawah 50 tahun tidak perlu divaksin, orang yang sembuh dari Covid-19 tidak perlu divaksin, vaksin Pfizer dan Moderna menggunakan program aplikasi komputer, serta vaksin berbahaya karena menyebabkan kematian.
Sementara itu, juru bicara vaksinasi melalui situs covid.go.id, menginformasi bahwa vaksin yang diedarkan aman untuk masyarakat.
Sebab, syarat sebelum diedarkan harus melalui berbagai tahap uji klinis dan memenuhi standar aman, ampuh, stabil dan efisien dari segi biaya.
Berita Terkait
-
Donasi Rp 2 Triliun untuk Penanganan Covid-19, Keluarga Akidi Tio Disebut Pahlawan Sejati
-
Bagikan Kabar Sedih, Millen Cyrus Butuh Segera Tabung Oksigen
-
7 Cara Menyusui Bayi Ibu Positif COVID-19
-
Viral Warung Pasang Spanduk Promo PPKM Ada Foto Jokowi, Auto Didatangi Petugas
-
Viral Sisca Kohl Buat Mie Instan ala Anak Kost, Harga Toppingnya Setara UKT 3 Semester
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?