Suara.com - Kementerian Kesehatan melaporkan data terbaru terkait jumlah penduduk Indonesia yang sudah mendapatkan vaksin COVID-19 lengkap alias dua dosis suntikan.
Kemenkes menyebut sudah ada 28.112.285 warga Indonesia telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis kedua atau lengkap hingga Minggu (15/8/2021).
Hal ini menandakan jumlah warga yang menerima dua dosis vaksin itu mengalami penambahan sebanyak 318.729 orang.
Untuk jumlah penerima vaksin dosis pertama bertambah 69.252 orang sehingga kini menjadi 53.688.122 orang.
Selain mengumumkan data terkini penerima vaksin dosis pertama dan kedua tersebut, Kemenkes juga merilis target sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720 jiwa.
Penambahan jumlah kasus COVID-19 pada Minggu tercatat sebanyak 20.813 kasus sehingga total secara nasional mencapai 3.854.354 kasus COVID-19.
Kemenkes menambahkan ada penurunan 10.770 kasus aktif sehingga dengan demikian masih ada 384.807 kasus aktif saat ini.
Jumlah kasus sembuh harian ada 30.361 kasus sehingga totalnya ada 3.351.959 kasus sembuh.
Jumlah pasien yang meninggal pada Minggu di Tanah Air tercatat ada 1.222 orang sehingga total hingga saat ini mencapai 117.588 pasien meninggal akibat COVID-19.
Baca Juga: Survei Penanganan Covid-19 di Indonesia, Hasilnya Mengejutkan!
Jumlah spesimen yang diperiksa pada Minggu sebanyak 159.178 spesimen dengan positivity rate sebesar 18,31 persen. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin