Suara.com - Kota Los Angeles tengah mengalami wabah penyakit menular untuk hewan secara masif. Hal ini membuat departemen kesehatan setempat kebingungan.
Melansir ANTARA, Departemen Kesehatan Masyarakat Wilayah Los Angeles, Amerika Serikat, mendesak para pemilik anjing untuk melaporkan kasus flu anjing dan leptospirosis yang meningkat sejak Agustus.
Lonjakan kasus semacam itu baru-baru ini tidak wajar, ungkap Dr. Karen Ehnert, direktur kesehatan masyarakat veteriner di departemen tersebut.
"Saya berkarir di sini selama 21 tahun," kata Ehnert seperti dikutip saluran berita KTLA 5.
"Ini pertama kalinya kami menghadapi wabah besar seperti itu."
Lebih dari 200 kasus flu anjing dan 119 kasus leptospirosis dilaporkan sepanjang September ini.
Otoritas setempat mengatakan angkanya lebih dari dua kali lipat pada Agustus ketika mereka mengumumkan peringatan awal wabah tersebut.
Wabah terbesar flu anjing atau CIV H3N2 mulai dilaporkan di wilayah terpadat di AS itu pada pertengahan Juli.
Canine influenza seperti flu pada anjing dan hanya menular pada anjing saja. Leptospirosis adalah penyakit bakteri yang menyebar melalui air seni hewan yang terinfeksi dan dapat ditularkan ke manusia.
Baca Juga: Maia Estianty Foto Bareng Liliana Tanoesoedibjo di Los Angeles: Kayak Kakak Adik
Keduanya dapat menyebabkan anjing mengalami sakit ringan hingga parah, bahkan kematian.
Lewat pernyataan yang dirilis oleh otoritas pada Rabu, pejabat mengimbau para pemilik anjing agar berhati-hati membawa anjingnya ke taman atau "ke salon anjing" sebelum disuntik vaksin.
Mereka juga diminta untuk tetap menjaga anjing-anjingnya di rumah apabila piaraan mereka menunjukkan gejala seperti muntah atau terlihat lesu. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Hujan Tinggi Saat Anak Masuk Sekolah, IDAI Ingatkan Waspada Penularan Penyakit Ini
-
Waspada Super Flu Subclade K: Gejala, Penyebaran, dan Cara Mencegahnya
-
Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian
-
Kemenkes Waspadai Leptospirosis Pascabanjir, Gejalanya Mirip Demam Biasa tapi Bisa Mematikan
-
Banjir Sumatra Picu Risiko Penyakit Menular, Kemenkes Dorong Imunisasi Darurat
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya