Suara.com - Lari menjadi salah satu olahraga paling mudah untuk menjaga kebugaran. Lari sendiri bisa dilakukan di luar ruangan maupun di atas treadmill.
Namun sering kali ada perdebatan seputar lari di atas treadmill vs lari di luar ruangan. Lantas, apakah benar-benar ada perbedaan antara keduanya?
Dilansir dari Live Science, treadmill memungkinkan pengguna untuk mengontrol aspek menit dari lari mereka, turun ke tanjakan, kecepatan, dan interval.
Hal tersebut bagus untuk mereka yang pulih dari cedera yang membutuhkan lingkungan yang lebih terkontrol. Sabuk treadmill modern juga dirancang untuk menyerap beberapa dampak dari langkah kaki, yang dapat membantu melindungi persendian.
Terlepas dari semua manfaat yang sangat baik, treadmill membutuhkan biaya yang tidak murah. Jika memutuskan menggunakan treadmill di gym, seseorang perlu memperhitungkan biaya keanggotaan maupun biaya transportasi.
Jika Anda memilih untuk tidak pergi ke gym, membeli treadmill bisa menjadi pilihan. Tetapi itu mungkin berarti menghabiskan banyak uang di awal.
Di sisi lain, lari di luar ruangan memungkinkan Anda menjelajahi alam dan area tempat tinggal Anda. Menurut Frontiers in Psychology, ini dapat membawa manfaat yang sangat baik bagi mereka yang memiliki gejala kecemasan dan depresi.
Namun, berlari di luar dapat menimbulkan tantangan dalam berbagai medan, tanjakan, dan cuaca, yang berpotensi menyebabkan cedera saat berhadapan dengan tanah yang tidak rata atau basah.
Karena tidak perlu gym atau peralatan yang harus dibayar, biaya berlari di luar ruangan biasanya jauh lebih rendah. Namun, disarankan untuk memakai sepatu lari yang nyaman.
Baca Juga: Tak Hanya Menurunkan Berat Badan, Ini Manfaat Lain Olahraga Lari
Dalam segi penurunan berat badan, para ahli telah menemukan sedikit bukti yang menunjukkan bahwa ada perbedaan penurunan berat badan antara lari treadmill vs lari di luar.
Peneliti di The American Council on Exercise menemukan bahwa kecepatan Anda berlari dan jenis lari yang Anda lakukan memengaruhi jumlah kalori yang terbakar.
Misalnya, Journal of Diabetes Research menunjukkan bahwa latihan interval intensitas tinggi dapat menjadi pilihan yang efisien waktu dan efektif untuk menurunkan berat badan. HIIT melibatkan berlari cepat selama 15 hingga 60 detik sebelum berjalan atau jogging untuk periode yang setara. Ini dilakukan berulang kali selama lima hingga 20 menit.
Berjalan, joging, lari stabil, dan latihan HIIT semuanya dapat dilakukan di atas treadmill atau di luar ruangan.
Secara keseluruhan, baik lari treadmill maupun lari di luar ruangan memiliki manfaat masing-masing. Treadmill mungkin lebih nyaman tetapi disertai dengan biaya keseluruhan yang lebih besar.
Berlari di luar ruangan sering kali terasa lebih menarik, mengurangi gejala kesehatan mental yang buruk, dan secara keseluruhan lebih murah tetapi dapat membawa masalah cuaca atau cedera.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya