Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk selalu check-in menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat masuk ke mal, pusat perbelanjaan, dan fasilitas publik lainnya.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengungkapkan aplikasi PeduliLindungi memiliki sistem yang terintegrasi dari berbagai pihak mulai dari laboratorium pengujian sampel COVID-19, dinas kesehatan, Puskesmas, dan tempat-tempat di ruang publik.
"Di pedulilindungi itu terintegrasi dengan laboratorium. Kalau seseorang berada spesifik pada tempat tertentu, artinya saat orang itu diketahui ada kontak dengan orang yang besoknya atau lusa positif COVID-19, otomatis akan ada notifikasi dari Pedulilindungi yang mengatakan bahwa anda pernah kontak dengan kasus positif, sebaiknya anda segera mendatangi laboratorium," kata Nadia.
Hal tersebut, kata Nadia, disebut sebagai pelacakan digital. Kemudian data tersebut akan dikirimkan kepada puskesmas dan dinas kesehatan setempat di mana petugas "tracing" bisa mengetahui dengan siapa saja orang yang berada di tempat yang sama dengan kasus konfirmasi positif.
Dinas Kesehatan setempat kemudian akan mengolah data dan melakukan pelacakan yang sesuai dengan prosedur epidiemiologi untuk selanjutnya melakukan tes pada mereka yang kontak erat.
Selain notifikasi melalui aplikasi PeduliLindungi, notifikasi juga disampaikan melalui "SMS blast" kepada orang yang berada di tempat yang sama di ruang publik tempat kasus konfirmasi positif terjadi.
Oleh karena itu Nadia mengatakan pentingnya melakukan "check in" dengan cara memindai QR Code menggunakan aplikasi PeduliLindungi jika mendatangi suatu tempat publik.
Sebelumnya Guru Besar FKUI Prof Tjandra Yoga Aditama mengkritisi penerapan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di ruang publik yang tidak maksimal.
Dia mengisahkan bahwa dirinya bersama tiga orang anggota keluarga lainnya berkunjung ke pusat perbelanjaan, namun kewajiban melakukan pemindaian QR Code di aplikasi PeduliLindungi hanya pada satu orang. [ANTARA]
Baca Juga: Cara Download Sertifikat Vaksin Via Whatsapp PeduliLindungi
Berita Terkait
-
Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas
-
Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian
-
Banjir Sumatra Picu Risiko Penyakit Menular, Kemenkes Dorong Imunisasi Darurat
-
Purbaya Sewot Teknologi AI Bea Cukai Dibandingkan dengan Milik Kemenkes: Tersinggung Gue!
-
Ancaman Penyakit Intai Pengungsi Banjir Sumatra, DPR Minta Kemenkes Bertindak Cepat
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan