Suara.com - Layanan telemedicine menjadi solusi akses kesehatan lebih mudah hanya dari rumah. Akan tetapi, masalah biaya kerap jadi kendala jika ingin digunakan untuk seluruh anggota keluarga.
Oleh sebab itu, inovasi teranyar diluncurkan penyedia layanan kesehatan digital untuk keluarga yang berbasis di London, Inggris, yakni MILVIK Dokter.
Telemedicine tersebut menawarkan akses dengan layanan kesehatan lengkap hanya dengan satu harga, tapi sepuasnya untuk sekeluarga.
"Layanan ini meliputi telekonsultasi 24/7 untuk dokter umum dan spesialis tanpa batasan frekuensi maupun durasi, penyediaan dan pengiriman obat serta pemeriksaan laboratorium gratis untuk sekeluarga maupun tunjangan rawat inap."
"Serta panggilan telepon dari dokter setelah konsultasi dan biaya bulanan mulai Rp35 ribu per bulan per keluarga," kata Presiden Direktur PT Milvik Indonesia Wisnu Dharmawan saat konferensi pers daring, Selasa (23/11/2021) lalu.
Ia berharap kehadiran MILVIK Dokter bisa memberikan solusi terhadap masalah kesehatan masyarakay Indonesia yang biasanya hanya berkonsultasi dengan dokter saat sedang sakit.
Pengguna dapat berbicara dengan dokter tanpa batasan frekuensi dan durasi dengan biaya tetap setiap bulannya.
Selain itu, pelanggan juga dapat dengan mudah mendapatkan saran dokter untuk meningkatkan kondisi kesehatan. Sehingga mengurangi kemungkinan jatuh sakit.
"Bahkan jika pelanggan sakit dan membutuhkan obat, MILVIK Dokter akan menyediakan dan mengirimkan obat resep kepada pelanggan dan seluruh anggota keluarganya secara gratis. Sesuai tagline kami 'Sepuasnya, Sekeluarga!'," kata Wisnu.
Baca Juga: Penderita Diabetes Membutuhkan Layanan Kesehatan Optimal Saat Pandemi Covid-19
Sementara itu, aktor Tya Ariestya selaku Brand Ambassador MILVIK Dokter juga turut membagikan pengalamannya dalam menggunakan platform tersebut. Ia mengaku, keluarganya kini lebih mengandalkan telemedicine sejak terjadi pandemi Covid-19.
Tyas bahkan mengungkaokan kalau dirinya rutin mendapatkan telepon dari dokter untuk berdiskusi mengenai kesehatan keluarganya.
"Bila salah satu dari kami sakit, kami merasakan betul bagaimana MILVIK dokter peduli dengan kesehatan kami. Selain memperoleh obat secara gratis, dokter secara proaktif menanyakan perkembangan kondisi kami tiga hari setelah konsultasi," cerita Tyas.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia