Suara.com - Pandemi Covid-19 yang masih menyerang dunia di tahun 2021 membuat pertanyaan dan kata kunci terkait masih sering dicari masyarakat.
Google sebagai mesin pencarian internet paling populer pun mengungkap fakta-fakta terkait kata kunci yang dicari masyarakat terkait pandemi Covid-19.
Berdasarkan laporan Year In Search 2021, terkuak bahwa pencarian terkait ‘Cara Mengembalikan Indera Penciuman’, ‘Cara Meningkatkan Saturasi Oksigen’, hingga ‘Pencegahan COVID-19’ sangat populer.
Tidak hanya soal penyakit, penelusuran masyarakat di Indonesia juga terkait tentang bagaimana caranya bangkit dari pandemi, termasuk cara memulai bisnis online.
Pencarian tersebut antara lain ‘Cara Jualan Online’ dan ‘Cara Daftar Kartu Prakerja’ bagi pekerja yang ingin meningkatkan skills.
Dari kategori kesehatan lainnya, pembahasan tentang kesehatan mental juga diminati masyarakat. Terbukti, informasi tentang ‘Apa Itu Insecure’ hingga 'Apa Itu Disleksi' masih terus ingin diketahui.
“Dalam beberapa tahun terakhir, kita semua telah mengalami serangkaian peristiwa yang membuat kita berada dalam survival mode. Tahun ini, kita mulai merenungkan dan mencari cara bagaimana kita dapat bangkit lebih tangguh dan terus tumbuh,” ungkap Communication Manager Google Indonesia, Feliciana Wienathan, dalam acara Kilas Balik 2021 Pencarian Google, Rabu (8/12/2021).
Seperti tahun sebelumnya, tahun ini masyarakat Indonesia juga terus mencari cara untuk terhubung dengan sesama dan menikmati hiburan lewat film-film lokal.
Salah satu film yang dicari adalah ‘Ali & Ratu-Ratu Queens’ dan serial ‘Squid Games’, yang telah berhasil menjadi salah satu pencarian trending tahun ini dalam penelusuran acara TV yang ditonton di Indonesia dan seluruh dunia.
Baca Juga: Daftar 6 Aplikasi Stabilizer Video Gratis di Android dan iOS
Selain itu, masyarakat Indonesia juga mulai mewarnai hari-harinya lewat lagu dari musisi lokal dan mancanegara. Antara lain Widododari oleh Denny Caknan dan Guyon Waton, C.H.R.I.S.Y.E dari Diskoria dan Eva Celia, serta Butter dari boyband Korea BTS.
Feliciana mengatakan di tahun 2021, masyarakat Indonesia menunjukkan kemampuan untuk bertahan dan beradaptasi.
“Pada tahun 2021, lebih dari sebelumnya, kita melihat bahwa masyarakat Indonesia mencari jalan menuju pemulihan. Tidak hanya menunjukkan ketahanan dan kemampuan beradaptasi, tapi masyarakat Indonesia juga bersemangat untuk bertumbuh lebih tangguh serta menciptakan terobosan,” tutup Feliciana.
Berita Terkait
-
Google Maps Punya Fitur Baru, Bawa Mobil Listrik Jauh Makin Tenang
-
Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple Target Selanjutnya
-
Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS
-
Google Pixel 10a Rilis, HP Google Termurah di Lini Pixel dengan Fitur AI
-
Terapkan 7 Trik Rahasia Google Maps Berikut, Bebas Nyasar ke Hutan atau Sawah
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS