Suara.com - Pengamat Sosial Anak Universitas Indonesia, Daisy Indira Yasmine mengatakan pentingnya bertahan di masa pandemi dengan rasa bahagia. Daisy mengungkap banyak cara bisa dilakukan agar tetap merasa bahagia.
Ini karena rasa bahagia dan bebas stres bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yang membuat rentan terinfeksi penyakit.
"Memang kita harus menjaga imunitas tubuh dan menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak," ujar Daisy dalam acara #AyoTunjukTangan SGM, Kamis (9/12/2021).
Berikut ini tips tetap bahagia bersama keluarga di masa pandemi dari Daisy:
1. Saling Tolong Menolong
Tidak hanya bermanfaat untuk orang lain, tolong menolong juga bermanfaat untuk kesehatan mental penolong, karena ada kepuasan dan rasa bahagia tersendiri saat memberi pertolongan pada orang lain.
"Karena saya tahu kalau dalam pandemi ini banyak cerita juga, banyak keluarga yang terdampak secara ekonomi, sehingga mereka tidak bisa memenuhi kebutuhannya secara lengkap lagi," jelas Daisy.
2. Membentuk Kebun Gizi
Selama pandemi, orang lebih banyak berdiam diri di rumah yang hasilnya mencari kegiatan untuk menghabiskan waktu.
Salah satunya dengan membentuk kebun gizi, yaitu menanam sayuran di halaman rumah yang terbengkalai dan kosong. Hasilnya sayuran segar dan gizi bisa langsung dimasak dan dikonsumi agar keluarga lebih sehat.
"Sekedar menanam kankung, bayam di halaman ladang terbengkalai, itu saya punya teman-teman melakukan itu, jadi itu bisa menambah asupan nutrisi keluarga, dan komunitas," terang Daisy.
Baca Juga: Terungkap! Kata Kunci Terkait Covid-19 yang Paling Banyak Dicari di Google Sepanjang 2021
3. Berolahraga Bersama Keluarga
Pandemi membuat anggota keluarga berkumpul di rumah jadi lebih sering. Sehingga olahraga bersama bisa jadi salah satu cara tetap sehat dan bahagia di masa pandemi.
Selain itu, saat berolahraga jadi lebih menyenangkan karena bisa saling berkomunikasi dan meningkatkan bonding orangtua dengan anak, serta keluarga lebih bahagia.
"Jadi banyak yang bisa kita lakukan, asal kita memang sama-sama berjalan peduli bagaimana bertahan di masa pandemi ini, terutama masalah kesehatan itu penting," pungkas Daisy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta