Suara.com - Perempuan yang sedang haid atau menstruasi kerap kali mengeluhkan sakit pinggang yang mengganggu. Dikatakan Dokter Zaidul Akbar bahwa fenomena ini disebabkan karena pola hidup tidak sehat.
Sehingga dr. Zaidul menyarankan solusi terbaik mengatasi masalah ini, dengan memperbaiki pola hidup.
"Disarankan untuk memperbaiki pola makan, minimal cobal m seminggu atau 10 hari sebelum hari haid, coba untuk dilakukan memperbaiki pola makan, memakan makanan bersih (clean eating) kurangi memakan tepung, gula, dan minyak," ujarnya dalam kanal YouTuber dr. Zaidul Akbar Official, Sabtu (25/12/2021).
Alih-alih mengonsumsi makanan olahan dan tinggi gluten atau tepung, sebaiknya ganti pola makan tinggi serat dan sayur atau makanan yang baru dibuat (fresh), yang akan menguntungkan tubuh, karena tubuh lebih mudah mengolahnya.
"Biasanya dengan membetulkan pola makan maka akan hilang keluhan keluhan yang seperti itu," terangnya.
Namun apabila keluhan terus berlanjut, dokter pencetus jurus sehat rasulullah (JSR) itu merekomendasi untuk lakukan bekam. Bahkan, ia juga mengatakan tidak masalah dibekam saat sedang menstruasi.
"Sebenarnya tidak ada larangan untuk melakukan bekam dalam kondisi menstruasi, biarkan proses alami itu berjalan. Tetapi jika memang dibutuhkan di daerah sekitar pinggang atau panggul itu bisa saja dibekam," tutup dia.
Sementara itu, mengutip Hello Sehat sakit pinggang adalah bagian dari gejala nyeri saat haid alias dismenore (dysmenorrhea) yang paling sering dilaporkan oleh wanita usia subur.
The American College of Obstetricians and Gynecologists menyebutkan, lebih dari setengah wanita yang menstruasi mengalami dismenore selama 1 hingga 2 hari setiap bulan.
Baca Juga: 7 Manfaat Jahe, Rempah Anti Penuaan hingga Ampuh Meredakan Nyeri Haid
Nyeri biasanya terjadi tepat sebelum menstruasi dimulai, ketika kadar prostaglandin meningkat di lapisan rahim. Kadarnya akan tinggi paling tinggi pada hari pertama haid. Peningkatan prostaglandin ini bertujuan untuk memicu rahim berkontraksi agar meluruhkan dindingnya.
Semakin banyak prostaglandin yang diproduksi, efek nyeri haid akan semakin kuat. Kontraksi rahim juga tidak hanya menimbulkan efek kram pada perut, tapi juga rasa sakit yang menyebar hingga ke pinggang dan sekujur kaki.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya
-
Hari Pertama Haid dan Tuntutan Perempuan untuk Tetap Kuat
-
Gimana Cara Mengatasi Jerawat ketika Haid? 5 Skincare Salicylic Acid Ini Patut Dicoba
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter