Suara.com - Kepala kesehatan Inggris telah menetapkan varian baru virus corona yang dijuluki sebagai keturunan dari varian Omicron sebagai varian yang sedang diselidiki.
Awalnya, varian baru virus corona keturunan varian Omicron ini muncul pada Desember 2021, yang tidak lama setelah varian Omicron muncul dan menyebar ke seluruh dunia.
Varian baru virus corona keturunan varian Omicron ini dikenal sebagai BA.2, dengan sebagian besar kasus varian Omicron dari varian BA.1 asli.
Varian baru virus corona ini memiliki banyak mutasi yang sama dengan varian Omicron, tetapi tingkat kasus infeksinya sangat rendah.
Serangkaian penelitian menunjukkan varian Omicron lebih ringan dibandingkan varian lain dan vaksinasi dianggap masih efektif melawan varian baru ini.
Para ahli mengatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan sekarang ini. Hal yang penting sekarang ini adalah tidak ada bukti kalau varian baru virus corona ini lebih parah.
Studi awal dari Denmark, di mana sub-varian telah menyebar dengan cepat dan didominasi oleh varian Omicron, tidak menunjukkan perbedaan dalam risiko rawat inap.
Data terbaru dari UKHSA menemukan bahwa varian baru virus corona ini nampaknya bisa menyebar lebih cepat daripada varian Omicron aslinya. Tapi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikannya.
Kini, sudah ada 426 kasus BA.2 sejak 6 Desember 2021 di Inggris, dengan London mengalami infeksi sub-varian paling banyak.
Baca Juga: Hasil Riset Mengklaim bahwa Vaksin Moderna Lebih Efektif Cegah Infeksi Virus Corona Covid-19
Data dari Sanger Institute hingga 8 Januari 2022 menunjukkan 1.641 kasus di Inggris karena tes Covid-19 diperkirakan hanya mengambil sekitar sepuluh persen dari total sebenarnya.
Anda juga perlu tahu bahwa BA.2 tidak memiliki mutasi kunci yang memungkinkan laboratorium menemukan dan menandai kasus, yang dapat mempersulit pelacakan.
Para ilmuwan telah menyarankan varian itu bisa lebih menular dan lebih sulit untuk membedakan dari varian lain saat menggunakan tes PCR.
Namun pejabat kesehatan Denmark, yang paling banyak melihat kasus BA.2 sejauh ini, mengatakan vaksin Covid-19 masih efektif melindungi diri dari varian baru tersebut.
“Kami belajar untuk hidup dengan virus ini dan berkat sistem pengawasan kami yang terkemuka di dunia, kami dapat mendeteksi dan memantau dengan cepat dan cermat pada setiap setiap perubahan genetik Covid-19," kata Sajid Javid, Sekretaris Kesehatan dan Perawatan Sosial dikutip dari The Sun.
Sejauh ini, belum ada bukti untuk menentukan varian baru BA.2 menyebabkan infeksi lebih parah dibandingkan varian Omicron aslinya atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi