Suara.com - Anak berusia di bawah 6 tahun dan balita belum bisa menerima vaksinasi Covid-19. Lalu, bagaimana cara melindungi anak balita yang belum bisa divaksinasi Covid-19? Perlukah menjalani vaksinasi influenza?
Dokter Spesialis Anak Konsultan Penyakit Infeksi dan Tropis, Prof. Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Satari mengatakan solusi terbaik melindungi anak balita yang belum bisa divaksinasi Covid-19, yakni dengan cara semua anggota rumah mendapatkan vaksin Covid-19.
Menurut profesor yang akrab disapa Prof. Hindra itu, langkah ini penting dilakukan, agar semua anggota keluarga kebal dari Covid-19 sehingga tidak menularkan anak balita, yang umumnya tertular dari keluarga yang aktif bepergian di luar rumah.
"Jadi semua orang di rumah harus divaksinasi, untuk mencegah yang di rumah itu hilir mudik yang nggak penting, dan juga apabila nggak menjaga protokol kesehatan, akan mengurangi risiko terinfeksi anak yang ada di rumah," ujar Prof. Hindra dalam acara diskusi RS Pondok Indah Group, Kamis (10/3/2022).
Meski begitu Prof. Hindra tidak melarang anak balita untuk divaksinasi influenza, terlebih ada kemungkinan anak terinfeksi Covid-19 dan influenza sekaligus.
Terinfeksi dua virus sekaligus inilah, yang menurut profesor yang juga Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) itu, menyebabkan anak bisa alami komplikasi.
"Namun Covid-19 bisa komplikasi, jadi terinfeksi Covid-19 ditambah terinfeksi flu, jadi untuk itu lebih baik mengurangi risiko dia terkena penyakit flu, maka dianjurkan vaksinasi influenza," jelas Prof. Hindra.
Namun profesor yang berpraktik di RSPI Pondok Indah itu menegaskan, bahwa vaksinasi influenza tidak bisa mencegah anak terhindar dari Covid-19, karena vaksinasi influenza dibuat secara khusus untuk melawan virus influenza bukan virus SARS CoV 2 penyebab sakit Covid-19.
"Meskipun ada kemiripan (flu dan Covid-19), ada harapan. Tapi secara umum vaksin flu tidak memberikan kekebalan terhadap Covid-19," tutup Prof. Hindra.
Baca Juga: Vaksinasi Massal di Bengkulu Berhadiah Minyak Goreng, Warga Ramai Menyerbu
Berita Terkait
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis