Suara.com - Presiden Ghana Nana Akufo-Addo mengumumkan bahwa negaranya akan mulai memproduksi vaksin Covid-19 sendiri pada Januari 2024.
Institut Vaksin Nasional akan segera didirikan untuk menyusun strategi dalam memulai tahap pertama produksi komersial vaksin. Sayangnya, Nana tidak merinci program tersebut lebih lebih lanjut.
"Sebuah RUU akan segera diajukan ke DPR untuk pendirian Institut Vaksin Nasional," kata Nana dalam Pidato Kenegaraan di parlemen Ghana, Rabu (30/3/2022) waktu setempat.
Sejauh ini, negara Afrika bagian barat itu telah memvaksinasi penuh sekitar 21,4 persen dari 30 juta penduduknya, menurut data Reuters.
Pemerintah Ghana telah mencabut sebagian besar pembatasan virus corona selama akhir pekan, dengan alasan infeksi telah menurun dengan cepat dan kampanye vaksinasi yang relatif berhasil.
Sebelumnya, pada Februari lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa ada enam negara Afrika akan menjadi yang pertama dipilih untuk menerima teknologi untuk memproduksi vaksin mRNA Covid-19.
Tetapi, Ghana tidak termasuk dari keenam negara tersebut yang di antaranya Mesir, Kenya, Nigeria, Senegal, Afrika Selatan, dan Tunisia.
Afrika saat ini hanya memproduksi 1 persen vaksin virus corona. Menurut angka WHO, baru 11 persen dari populasi di Afrika yang telah divaksinasi lengkap, dibandingkan dengan rata-rata global sekitar 50 persen, data pada Februari 2022.
Sekretaris Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada pertemuan puncak Brussels bahwa meskipun lebih dari 10 miliar dosis vaksin Covid-19 telah diberikan secara global, miliaran orang di dunia masih belum divaksinasi.
Baca Juga: Masih Banyak Masalah Soal Vaksinasi Covid-19, Panja Vaksin DPR Akan Kembali Evaluasi Kemenkes
Berita Terkait
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
The Bride Who Burned The Empire: Kisah Pemberontakan Seorang Putri
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat