Suara.com - Apapun yang dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan masalah pada tubuh, termasuk nutrisi yang kita anggap penting sekalipun. Salah satu contohnya adalah zat besi, mineral penting yang dibutuhkan untuk fungsi kekebalan tubuh dan mencegah anemia.
Banyak orang memang mengalami kekurangan zat besi, terutama perempuan, yang menyebabkan mereka mengalami anemia. Selain dapat menyebabkan seseorang mudah lelah, kekurangan zat besi, terutama pada perempuan hamil, dapat membahayakan kesehatan si janin, lho.
Ya, zat besi memang penting. Meski begitu, bukan berarti Anda boleh mengonsumsinya secara berlebihan. Karena konsumsi zat besi yang berlebihan dapat mengakibatkan efek samping pada kesehatan.
Hari Lakshmi, konsultan ahli diet dan ahli gizi dari Motherhood Hospital, Alwarpet, Chennai, menjelaskan bahwa zat besi bisa berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi.
"Faktanya, saluran pencernaan mengatur dengan ketat jumlah zat besi yang diserap, karena penyerapan zat besi yang berlebihan bisa menjadi racun," katanya.
Jadi, inilah tiga hal yang akan terjadi pada tubuh Anda jika kelebihan zat besi, seperti dilansir dari Healthshots.
1. Toksisitas zat besi
Ketika Anda mengonsumsi suplemen zat besi dosis tinggi untuk jangka waktu yang lama, Anda bisa mengalami keracunan zat besi. Gejalanya antara lain mual, sakit perut, muntah, dan diare.
Kelebihan zat besi yang terakumulasi dari waktu ke waktu di dalam tubuh juga dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ seperti hati dan otak. Dalam hal ini, Anda membutuhkan penanganan medis yang segera.
2. Hemokromatosis herediter
Ini adalah kelainan genetik di mana tubuh menyerap terlalu banyak zat besi yang mengakibatkan kelebihan zat besi.
Baca Juga: 8 Jenis Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh, Gampang Ditemukan pada Makanan Sehat
“Orang dengan kondisi ini harus sangat berhati-hati dengan asupan zat besi mereka karena dapat memiliki beberapa efek kesehatan yang serius. Penumpukan zat besi di hati dapat menyebabkan sirosis, dan jika disimpan di pankreas dapat menyebabkan diabetes juga,” kata Lakshmi.
Jika Anda memiliki kondisi ini, kurangi asupan makanan sumber zat besi, dan juga hindari mengombinasikan makanan tinggi vitamin C dengan makanan kaya zat besi. Jika tidak diobati, kondisi ini meningkatkan risiko penyakit seperti radang sendi, masalah hati, kanker, dan masalah jantung.
3. Infeksi
Ada penelitian yang menunjukkan bahwa kelebihan zat besi dalam tubuh juga bisa membuat Anda rentan terhadap infeksi bakteri. Oleh karena itu, pasien yang memiliki risiko tinggi terkena infeksi harus mengontrol dan mengatur asupan zat besinya.
Konsumsi zat besi yang berlebihan tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, jadi berhati-hatilah dan konsumsilah dalam jumlah cukup, ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi