Suara.com - Gaya hidup sehat menjadi kunci utama mendapatkan umur panjang yang berkualitas dan bebas penyakit. Pakar mengatakan, salah satu cara melakukannya adalah dengan aktif menggunakan transportasi umum.
Dijelaskan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Tjandra Yoga Aditama, menggunakan transportasi umum bisa menjadi salah satu upaya mewujudkan dunia yang lebih sehat.
"Transportasi umum serta tempat jalan kaki dan bersepeda harus terus digalakkan," ujar dia dikutip dari ANTARA, Jumat (8/4/2022).
Berkaca pada kondisi transportasi di Indonesia saat ini, Prof. Tjandra yang pernah menjabat sebagai Direktur WHO Asia Tenggara itu mengatakan, penggalakan perlu dibarengi memadainya sarana dan prasarana.
"Transportasi umum di Indonesia sudah mulai ditingkatkan, hanya perlu lebih dijadikan prioritas lagi, tentu sarana dan prasarananya seta cakupannya harus memadai supaya orang mau berpindah," ujar dia.
Saran serupa juga diperuntukkan untuk tempat jalan kaki dan lokasi bersepeda di beberapa wilayah, termasuk Jakarta. Hal ini demi gaya hidup sehat seperti berjalan kaki dan bersepeda dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan sekedar olahraga di akhir pekan.
"Supaya ini jadi bagian kehidupan sehari-hari, bukan olahraga akhir pekan saja," kata Prof Tjandra yang kini menjabat sebagai Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI itu.
Berbicara lebih lanjut mengenai upaya menjadikan dunia yang lebih sehat, dia mengatakan, negara-negara di dunia perlu mengambil langkah nyata untuk memperbaiki kualitas udara termasuk melakukan monitoring pencemaran dengan baik dan mengidentifikasi sumber-sumber pencemar udara dan mengatasinya.
Lebih lanjut, kebakaran hutan yang masih terjadi di berbagai belahan dunia juga perlu ditangani secara serius.
Baca Juga: Status PPKM Level 2, Pemprov DKI Perpanjang Jam Operasional Angkutan Umum di Jakarta
Di lain sisi, pihak industri perlu mengawasi pengelolaan limbahnya agar tidak mempengaruhi kesehatan masyarakat disekitarnya.
Prof. Tjandra juga memandang penting menjadikan polusi udara perlu jadi bagian penting kurikulum pendidikan petugas kesehatan dari semua tingkatannya.
Terkait pencemaran lingkungan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan terjadi lebih dari 13 juta kematian setiap tahunnya di dunia akibat berbagai jenis pencemaran lingkungan. Polusi udara bahkan menyebabkan sekitar 7 juta kematian setiap tahunnya di dunia.
Data dari 117 negara yang secara teratur memonitor kualitas udaranyamenunjukkan, sebanyak 17 persen udara kota di negara berpenghasilan tinggi berada dibawah standar sehat WHO untuk kadar PM2.5 atau PM 10.
"Pada negara berpenghasilan rendah dan menengah, hanya sekitar 1 persen kotanya yang kadar kesehatan udaranya sesuai dengan standar WHO," kata Prof. Tjandra.
Kemudian, data dari sekitar 4000 kota di dunia di 74 negara yang mengumpukan data Nitrogen dioksida (NO2) dari lapangan secara akurat dan berkala, memperlihatkan hanya sekitar 23 persen orang yang tinggal di kota-kota ini yang menghirup udara yang kadar NO2 nya masih dalam batas-batas normal.
Berita Terkait
-
5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
-
5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
-
5 Rekomendasi Sepatu Buat Jalan Kaki 20.000 Langkah Paling Nyaman
-
Apa Manfaat Jalan Kaki? Aktivitas Sehat yang Masuk Year in Search 2025
-
Resolusi Sehat Jadi Beban? Ahli Ungkap Cara Mulai Hidup Sehat Tanpa Ikut-ikutan Tren
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa