Suara.com - Bagi pencinta makanan bercita rasa pedas, sehari tak mengkonsumsi makanan pedas rasanya tak lengkap. Namun, tak sedikit yang mengeluh perut terasa panas seusai menikmati beragam menu yang diolah dengan cabai ekstra. Lantas, bagaimana cara atasi perut panas setelah makan pedas?
Tentu saja perut panas setelah makan pedas sangat mengganggu dan membuat Anda tak nyaman saat akan meneruskan aktifitas keseharian. Apakah Anda ingin menikmati olahan makanan super pedas tanpa mencemaskan perut yang terasa panas?
Sebelumnya perlu Anda ketahui, apa penyebab perut terasa panas usai mengkonsumsi makanan pedas. Hal ini dipengaruhi oleh capsaicin yang terkandung dalam cabai. Kandungan ini dapat mengiritasi perut sehingga reaksi yang ditimbulkan yaitu perut terasa panas.
Meski terdengar mengerikan, namun kondisi ini sesungguhnya dapat diatasi dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan tertentu. Nah, berikut adalah daftar makanan yang dapat Anda konsumsi untuk atasi perut terasa panas setelah makan pedas yang dilansir dari berbagai sumber.
1. Konsumsi Susu
Ketika perut terasa panas maka cobalah untuk mengonsumsi setengah cangkir susu lalu duduk dalam posisi tegak selama 30 menit. Kandungan dalam setengah cangkir susu disebut mampu menetralkan asam dari makanan pedas yang dikonsumsi.
2. Konsumsi Teh Peppermint
Menurut berbagai sumber teh peppermint mengandung zat anti nyeri yang dapat meringankan gejala perut yang terasa panas usai mengonsumsi makanan pedas. Jika Anda tak suka minum susu maka teh peppermint bisa menjadi solusi terbaik untuk Anda pasca mengonsumsi makanan pedas.
3. Konsumsi Buah
Baca Juga: Bisakah Susu UHT Jadi Alternatif MPASI Balita? Ini Jawaban Dokter Anak
Cara lain yang tak kalah manjur guna meredam perut yang terasa panas usai mengonsumi makanan pedas yaitu konsumsi buah segar. Buah segar dipercaya dapat meluruhkan zat capsaicin yang terdapat pada cabai.
4. Konsumsi Yogurt
Tak hanya membantu memperlancar pencernaan, mengonsumsi yogurt dapat menangkal perut yang terasa panas setelah makan pedas. Pasalnya kandungan dalam yogurt mampu membantu meningkatkan jumlah bakteri baik di usus.Bakteri baik ini kemudian akan membantu melepaskan suhu panas di dalam perut Anda.
5. Minum Air Kelapa
Anda tentu tahu bahwa mengonsumsi air kelapa di saat cuaca panas mampu menyegarkan tubuh. Tak hanya itu air kelapa juga dapat meningkatkan elektrolit dan mineral.
Air kelapa juga memiliki kandungan nutrisi seperti antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan sel tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya