Suara.com - Demi membantu mengenyahkan penyakit malaria dari muka bumi, pemerintah China memberikan bantuan kepada sejumlah negara lewat obat-obatan dan pelatihan.
Mengutip ANTARA, Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan sudah miliaran dosis obat-obatan artemisinin yang disumbangkan. China juga telah melatih puluhan ribu profesional untuk sejumlah engara berkembamg.
China juga telah membantu dalam pembangunan pusat pencegahan dan pengendalian malaria di 30 negara, serta mengirimkan 28.000 anggota tim medis ke 72 negara berkembang, kata Wang dalam Forum Internasional tentang Peringatan 50 Tahun Penemuan Artemisinin dan Membangun Komunitas Global Kesehatan bagi Semua di Beijing.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di Afrika sub-Sahara saja, sekitar 240 juta orang telah menerima manfaat dari terapi kombinasi berbasis artemisinin, tambah Wang.
Artemisinin, obat yang efektif untuk malaria, pertama kali ditemukan dan berhasil diekstraksi oleh China serta telah memainkan peran penting dalam menghilangkan penyakit tersebut di China sejak ditemukan 50 tahun lalu.
Wang menyerukan semua negara di dunia untuk mengesampingkan perbedaan, bersatu dan bergandengan tangan demi membangun komunitas kesehatan manusia, serta berkomitmen untuk menghilangkan penyakit-penyakit menular yang serius, seperti malaria.
Wang juga menyerukan upaya bersama untuk memerangi pandemi COVID-19 dan meningkatkan sistem tata kelola kesehatan internasional.
Berita Terkait
-
3 Tanda Penyakit Jika Demam Naik Turun
-
6 Penyakit yang Sering Muncul saat Musim Hujan, Salah Satunya Influenza!
-
Sejarah Hari Kesehatan Nasional yang Diperingati 12 November, Berawal dari Wabah Malaria
-
Digandeng Kemenkes buat Perangi Nyamuk Malaria, SBY Curhat Temui Prabowo, Kenapa?
-
17 Daerah di Indonesia Bebas Malaria, Berikut Ini Daftarnya!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini