Suara.com - Dokter mengingatkan jemaah haji yang ingin berangkat ke Tanah Suci untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut. Apa alasannya?
Menurut dokter spesialis konservasi gigi drg. Irfan Dwiandhono, Sp.KG., M.Biomed, pemeriksaan gigi dan mulut dilakukan untuk mencegah munculnya sakit gigi saat melaksanakan ibadah Haji.
Dengan memeriksakan gigi secepatnya, risiko masalah bisa dihindari karena akan segera mendapat perawatan.
"Misalkan jika ada gigi berlubang maka dapat dilakukan penumpatan atau penambalan. Kalau ada gigi yang sudah mati atau gusi bengkak dapat dilakukan perawatan saluran akar," katanya.
Dengan melakukan pemeriksaan ke dokter gigi sebelum berangkat ke Tanah Suci, kata dia, maka diharapkan dapat mengantisipasi sakit gigi selama menjalani ibadah haji.
"Selain itu dengan pemeriksaan menyeluruh maka jika terdapat penyakit gigi dan mulut dapat terdeteksi sedini mungkin dan dapat segera dilakukan perawatan," katanya.
Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) itu menambahkan untuk mencegah bau mulut saat perjalanan ibadah maka masing-masing individu perlu menyikat gigi dengan rutin.
"Selain itu juga dapat menggunakan obat kumur yang mengandung antiseptik. Serta membatasi konsumsi makanan yang memicu bau mulut seperti petai dan jengkol," katanya.
Dia menambahkan bahwa menyikat gigi dengan baik dan benar dapat menjadi salah satu upaya mencegah gigi berlubang.
Baca Juga: Musim Haji Dimulai, Kemenkes Siapkan 776 Petugas Kesehatan untuk Dampingi Jemaah Haji di Tanah Suci
"Sikat gigi dengan baik dan benar diperlukan untuk membersihkan sisa makanan yang menempel di permukaan gigi dan mencegah gigi berlubang," katanya.
Irfan menjelaskan, penyebab utama gigi berlubang adalah karena bakteri yang berasal dari sisa makanan yang menempel di permukaan gigi.
"Bila upaya pembersihan kita tidak bagus, sisa makanan menumpuk, maka sisa makanan ini dapat dimetabolisme oleh bakteri yang menghasilkan asam dan melarutkan permukaan gigi," katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Terdampak Bencana, Sekitar 20 Ribu Calon Jemaah Haji Asal Sumatra Terancam Gagal Berangkat?
-
MPR Dukung Kampung Haji, Dinilai Bikin Jemaah Lebih Tenang dan Aman Beribadah
-
Jangan Dianggap Sepele, Ini 5 Langkah Penting Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa