Suara.com - Carolina Reaper adalah cabai yang sangat pedas yang dikembangkan oleh seorang petani bernama Ed Currie, dan saat ini merupakan cabai terpedas di dunia. Cabai yang juga disebut lada HP22B ini memiliki sejumlah fakta menarik. Adapun fakta cabai Carolina Reaper yakni sebagai berikut.
Pengembang cabai terpedas di dunia ini menyampaikan, dia menciptakan varietas tanaman cabai ini dengan menyilangkan Naga Pakistan dengan jenis Habanero Merah dari Pulau St Vincents di Hindia Barat.
Bagi yang penasaran dengan cabai yang terdaftar sebagai cabai terpedas di dunia oleh Guinness World Records ini, mari simak fakta cabai caroline repear berikut ini yang dihimpun dari sejumlah sumber.
1. Tingkat Kepedasan
Sebagai cabai terpedas di dunia saat ini, carolina reaper terdaftar memiliki kisaran panasnya dari 1.400.000 Unit Panas Scoville pada Skala Scoville hingga 2.200.000. Dibandingkan dengan lada jalapeno rata-rata, ukurannya 175 hingga 880 kali lebih panas. Bandingkan dengan lada jalapeno biasa, yang rata-ratanya sekitar 5.000 Unit Panas Scoville, dan Carolina Reaper terpanas hingga 440 kali lebih panas.
2. Menimbulkan Rasa Sakit
Cabai ini mempunyai tingkat kepedasan sangat tinggi sehingga menimbulkan efek samping sangat parah dibanding cabai biasanya. Diketahui, cabai ini dapat menimbulkan iritasi pada kerongkongan, mual, muntah, bahkan diare hingga rasa panas saat buang air besar. Selain itu, cabai ini juga memiliki potensi permasalahan pada otak yang bisa memicu stroke.
3. Bukan Nama Asli
Carolina reaper ini bukanlah nama asli, nama aslinya yaitu HP22B. Adapun HP ini kepanjangannya adalah higher power yang mana artinya kekuatan tinggi, sedangkan angka 22 memiliki arti pot cabai tersebut, dan huruf B memiliki arti urutan tanamannya, yakni tanaman B. Penyebutan nama carolina reaper ini baru dikenal usai Ed Currie membuat sebuah kontes nama untuk menamai cabai terpedas sedunia tersebut.
Baca Juga: Minum Ibuprofen dan Parasetamol saat Hamil Tingkatkan Risiko Bayi Lahir Prematur
4. Memiliki Bentuk Unik
Carolina Reaper ini memiliki bentuk yang unik tak seperti cabai kebanyakan. Carolina reaper ini mempunyai bentuk pendek, kulit bergelombang, sedikit bulat penyok, dan ujung sedikit runcing. Warna Carolina reaper ini cenderung terang dengan ukuran sekitar 2,5 hingga 7 cm.
Demikian informasi mengenai beberapa fakta cabai carolina reaper yang menarik untuk diketahui. Apakah Anda tertarik untuk mencoba cabai carolina untuk dimasukkan ke dalam menu masakan Anda?
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut