Suara.com - Deteksi kanker mulut lebih awal bisa membantu meningkatkan peluang bertahan hidup dalam jangka waktu panjang.
Sebenarnya, hampir semua jenis kanker bisa disembuhkan bila gejala terdeteksi lebih awal, termasuk kanker mulut.
Sayangnya, banyak gejala kanker mulut yang menyerupai keluhan masalah gigi biasa, seperti abses atau pendarahan yang tak terduga sehingga Anda harus mengunjungi dokter gigi.
Yayasan Kanker Mulut mengatakan bahwa adanya perubahan di mulut harus selalu diwaspadai. Sebab, semakin dini kanker mulut ini didiagnosis maka semakin mudah untuk diobati.
"Karena itulah, Anda setidaknya harus ke dokter gigi sebulan sekali untuk mendeteksinya adanya perubahan atau benjolan di mulut," kata Yayasan Kanker Mulut dikutip dari Mirror UK.
Badan kesehatan itu menyarankan Anda harus konsultasi atau menyampaikan semua keluhan ketidaknyamanan pada mulut ketika berkunjung ke dokter gigi. Apalagi, kalau Anda merasa ada perubahan yang aneh pada mulut dan bertahan selama 2 sampai 3 minggu.
Adapun gejala kanker mulut yang perlu diwaspadai, termasuk:
- Bisul yang tak kunjung sembuh selama 3 minggu
- Benjolan dan pembengkakan di mulut atau leher
- Darah keluar dari mulut atau tenggorokan
- Bercak merah dan putih di dalam mulut
- Perubahan tekstur oral
- Kesulitan menelan atau menggerakkan rahang
- Suara serak terus-menerus
- Batuk jangka panjang
- Lidah mati rasa atau kesemutan
- Penurunan berat badan
Badan tersebut juga mengatakan semua orang perlu mewaspadai ketika mengalami gusi berdarah, gigi goyang hingga sariawan yang tidak sembuh selama lebih dari 3 minggu.
Karena, sariawan yang tak kunjung sembuh selama berminggu-minggu mungkin pertanda kanker. Meskipun hanya 10 persen dari pemeriksaan rutin terkait sariawan yang didiagnosis positif kanker mulut.
Baca Juga: Apa Penyebab Ejakulasi Dini ? Simak Penjelasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!