TANTRUM - Masalah klasik yang kerap menjadi bahan obrolan ringan kelompok laki - laki adalah ejakulasi dini.
Ejakulasi dini adalah masalah seksual paling umum yang terjadi pada laki-laki. Ini adalah kurangnya kontrol atas ejakulasi, sehingga sering terjadi lebih cepat dari yang diinginkan.
Beberapa laki-laki mengalami ejakulasi segera setelah pemanasan dimulai. Beberapa orang lainnya kehilangan kendali ketika mencoba melakukan penetrasi.
Sementara menurut penjelasan dr. Verury Verona Handayani di situs halodoc.com, beberapa yang lain mengalami ejakulasi dengan sangat cepat setelah penetrasi.
"Beberapa laki-laki akan mengalami ejakulasi dini sejak pertama kali melakukan hubungan seksual. Terkadang kehilangan kendali atas ejakulasi adalah hal yang normal. Ejakulasi dini hanya menjadi masalah jika situasi ini sering terjadi," ujar Handayani ditulis Minggu, 12 Juni 2022.
Handayani mengtakan kebanyakan laki-laki terkadang mencapai orgasme lebih cepat dari yang mereka inginkan.
Misalnya, ketika pertama kali melakukan seks ataupun sudah sangat lama tidak berhubungan seks.
Handayani menyebutkan mengalami ejakulasi dini bukan berarti si laki-laki sudah pasti mengalami gangguan seksual.
"Ejakulasi dini tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi psikologis, tetapi juga bisa dikarenakan ketidakseimbangan kimiawi di pusat otak yang mengendalikan fungsi ini," kata Handayani.
Handayani memaparkan beberapa penyebab ejakulasi dini yang mencakup kondisi psikologis adalah:
1. Depresi atau kecemasan, terutama tentang kinerja.
2. Merasa cemas tentang penolakan pasangan.
3. Pengalaman seksual negatif di masa kecil.
4. Masalah dalam hubungan.
"Kelelahan juga bisa menjadi penyebab ejakulasi dini. Ketika tubuh tidak sedang fit, performa seks bisa terpengaruh, sehingga mengakibatkan ejakulasi dini," ungkap Handayani.
Tag
Berita Terkait
-
Menpora Tegas soal Kasus Atlet, PERBASI Minta Pelaku Dihukum Setimpal
-
Skandal Kickboxing Jatim: Atlet Putri Bongkar Dugaan Pelecehan, Menpora Erick Thohir Murka
-
Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas
-
Bongkar Bentuk Kekerasan Seksual Eks Pelatih Panjat Tebing, Bareskrim: Meraba hingga Persetubuhan
-
Buntut Kasus Undip, DPR Akan Evaluasi Total Permendikbudristek Soal Kekerasan
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
DPR Sahkan 5 Anggota Dewan Komisioner OJK Periode 2026-2031, Friderica Widyasari Jadi Ketua
-
Promo 'Thank You Very March' dari Honda, Bawa Pulang Motor Cuma Modal Rp750 Ribu buat Lebaran 2026
-
Paket dari Kurir Gaib: Link Diklik, Saldo ATM Menghilang Secara Magis
-
Blunder Pejabat AS, Iran Tertawakan Klaim Bohong Antek Zionis Berani Masuk Selat Hormuz
-
India Kiamat Makanan Panas karena Perang AS - Iran, Rakyatnya Dilarang Ngopi
-
Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran Kini Terancam Sanksi Berat FIFA
-
Pemkot Samarinda Habiskan Dana Rp7,3 M Buat Sewa Mobil Dinas Mewah, Sebulan Bayar Rp160 Juta
-
Swiss Open 2026: Disingkirkan Wakil China, Ubed Akui Kalah Fisik
-
Tas Isi Ratusan Juta, KPK Ungkap Kronologi Kejar-kejaran di Gang Kasus OTT Rejang Lebong