Suara.com - Asam urat adalah penyakit radang pada sendi yang dipicu oleh tingginya kadar asam urat dalam tubuh. Kebanyakan para penderitanya orang-orang tua, namun bukan berarti kamu yang masih muda menyepelekan hal tersebut.
Penyebab dari penyakit asam urat itu sendiri bisa beragam dan salah satunya dapat dipicu oleh makanan yang dikonsumsi.
Lantas, apa saja makanan penyebab asam urat? Berikut lima daftar selengkapnya.
1. Daging Unggas
Daging unggas seperti ayam dan bebek, umumnya memang aman dikonsumsi oleh penderita asam urat. Namun, daging jenis unggas lain seperti kalkun dan angsa, termasuk yang memiliki kandungan purin tinggi. Inilah yang menyebabkan asam urat.
2. Jeroan
Jeroan hewan seperti hati, ampela, dan jantung termasuk makanan penyebab asam urat. Lalu, bagian limpa, usus, paru, otak, serta babat juga perlu dihindari. Pasalnya, ada kandungan purin tinggi di dalamnya.
3. Makanan Laut (Seafood)
Beberapa jenis makanan laut atau seafood, seperti udang, kerang, dan ikan teri menjadi penyebab asam urat karena memiliki kadar purin yang cukup tinggi. Begitu pun dengan ikan sarden, mackerel, serta herring.
Baca Juga: Kesehatan Jiwa Bagi Pasien Atritis Reumatoid
Maka dari itu, hindari mengonsumsi makanan laut dan jadikan pantangan bagi yang sudah terkena penyakit asam urat. Namun, ada beberapa jenis ikan laut yang masih bisa dikonsumsi, yakni salmon.
4. Daging Merah
Daging merah yang diperoleh dari sapi, kambing, atau domba diketahui menjadi penyebab asam urat. Jenis makanan ini memiliki kandungan purin sedang atau berada di atas daging mentah sekitar 100 gram.
5. Daging Olahan
Produk daging olahan, seperti salami atau ham juga tergolong sebagai makanan penyebab asam urat. Selain itu, makanan ini diketahui mengandung lemak jenuh tinggi.
Mengonsumsi terlalu banyak makanan berlemak dapat memicu kenaikan berat badan berlebih. Jika sudah begitu, tubuh akan menghasilkan banyak insulin.
Berita Terkait
-
Penanganan dan Cara Mengatasi Nyeri Lutut saat Berolahraga: Terus Digerakkan!
-
Cegah Penyakit Tidak Menular dengan Cek Kesehatan Dasar Gratis di Sini!
-
Hiperurisemia, Kondisi Kelebihan Asam Urat di Tubuh yang Meningkatkan Risiko Batu Ginjal
-
Viral Mahasiswa Calon Perawat Dikeluarkan dari Tempat Praktik Gegara Diduga Lecehkan Pasien Laki-laki
-
7 Sayuran untuk Penderita Asam Urat yang Aman Dikonsumsi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS