Suara.com - Beberapa waktu ini, Lucinta Luna cukup menjadi sorotan karena sedang melakukan serangkaian operasi plastik di Korea Selatan.
Beberapa kali Lucinta Luna mengunggah kondisinya dengan wajah diperban setelah operasi plastik di media sosial. Ia mengaku hanya bisa makan buah dengan bantuan orang lain, karena kesulitan membuka mulutnya.
Adapun serangkaian operasi plastik yang dijalani Lucinta Luna, seperti operasi potong leher, operasi tulang ekor hingga operasi rahang.
Meskipun ini bukan kali pertama Lucinta Luna melakukan operasi plastik, banyak warganet prihatin hingga takut dengan risikonya.
Umumnya dilansir dari Hello Sehat, operasi plastik memang menimbulkan efek samping berupa wajah membengkak, kemerahan, atau rasa nyeri setelah operasi.
Tapi, ada pula risiko lainnya yang disebabkan oleh anestesi. Semua efek samping ini biasanya juga akan mereda seiring waktu. Berikut ini, beberapa efek samping dari operasi plastik dan komplikasi yang mungkin terjadi.
1. Bekas luka
Luka parut bisa terjadi akibat kerusakan kulit yang cukup signifikan, sehingga mengubah jaringan normal kulit yang masih dalam pemulihan.
Tapi, kondisi ini tidak selalu bisa diprediksi. Meski begitu, Anda bisa mencegahnya dengan cara tidak merokok setelah operasi, jaga pola makan, dan ikuti arahan dokter.
Baca Juga: Peneliti Temukan Gajah 5 Kali Lebih Kecil Risikonya Mati akibat Kanker
2. Kerusakan saraf atau mati rasa
Pasien juga berisiko mengalami kerusakan saraf selama prosedur operasi plastik. Kerusakan saraf pada wajah bisa membuat pasien tidak berekspresi atau mata ptosis (kondisi kelopak mata turun, sehingga mata terlihat mengantuk).
3. Infeksi
Operasi plastik juga meningkatkan risiko infeksi luka yang bisa dipicu oleh bakteri masuk saat atau setelah tindakan. Tapi, risiko infeksi luka operasi tergolong kecil.
4. Hematoma
Hematoma merupakan kumpulan darah di luar pembuluh darah. Kondisi ini bisa terjadi setelah operasi, sehingga membuat area yang dioperasi bengkaka dan memang.
Pada beberapa kasus, kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit dan menghambat aliran darah melalui area tersebut.
5. Nekrosis
Nekrosis atau kematian jaringan juga salah satu risiko efek samping setelah operasi plastik. Tapi, risiko ini tergolong kecil setelah operasi plastik.
6. Perdarahan
Pendarahan juga efek samping lain dari operasi plastik. Pendarahan bisa menjadi masalah serius bila berlebihan atau berlanjut setelah luka sembuh.
7. Kematian
Meskipun jarang terjadi, operasi plastik juga memiliki risiko kematian walaupun kurang dari 1 persen. Umumnya, kematian setelah operasi plastik disebabkan reaksi alergi terhadap obat anestesi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?