Suara.com - Anda mungkin menyukai posisi tidur tertentu, karena merasa lebih nyaman. Tapi, ada beberapa posisi tidur yang membantu lebih tidur lebih cepat dan nyenyak.
Tapi, ada pula beberapa posisi tidur yang berdampak pada kondisi kesehatan lain dan harus dihindari atau setidaknya diubah dalam beberapa cara untuk meminimalkan kerusakan.
Tidur yang buruk dan posisi tidur yang salah bisa meningkatkan sejumlah penyakit berkait usia, termasuk serangan jantung dan penyakit alzheimer.
Di sisi lain, satu posisi tidur lainnya berkaitan dengan umur yang lebih panjang. Berikut ini dilansir dari Daily Star, beberapa posisi tidur terbaik dan terburuk untuk kesehatan.
1. Tidur menyamping
Tidur menyamping adalah posisi tidur terbaik bagi orang yang menderita sakit punggung. Para ahli merekomendasikan posisi tidur untuk membantu melepaskan lebih banyak tekanan pada pinggul dan punggung Anda, lalu Anda bisa meletakkan bantal di antara kedua kaki.
Manfaat lain tidur menyamping dibandingkan tidur telentang adalah mencegah dengkuran. Sedangkan, tidur telentang bisa menyebabkan dengkuran yang memburuk dan apnea tidur obstruktif.
2. Tidur tengkurap
Tidur tengkurap adalah posisi tidur paling tidak umum dan berdampak buruk bagi punggung dan leher. Tidur dalam posisi ini dapat membuat punggung dan tulang belakang Anda tegang, karena sebagian besar berat badan Anda berada di tengah tubuh Anda.
Baca Juga: Kadar Hemoglobin Ruben Onsu Sangat Rendah sebelum Dilarikan ke ICU, Apa Penyebabnya?
Posisi tidur ini membuat sulit untuk mempertahankan tulang belakang ketika Anda tidur. Posisi ini juga bisa membuat leher Anda tegang, karena Anda mungkin harus memutar kepala ke samping, memutar leher dan memindahkannya agar tidak sejajar dengan tulang belakang Anda.
Postur tubuh yang buruk saat tidur juga dapat menyebabkan komplikasi lain, seperti sakit kepala atau nyeri bahu dan lengan.
3. Tidur telentang
Tidur telentang juga termasuk posisi tidur terburuk dalam hal mendengkur. Berbaring telentang membuat pangkal lidah dan langit-langit lunak Anda masuk atau mundur ke inding belakang tenggorokan Anda, menyebabkan suara bergetar saat tidur.
Anda juga harus menemui dokter bila dengkuran membuat napas terengah-engah atau kelelahan. Mendengkur yang keras bisa menjadi tanda bahwa Anda mungkin mengalami sleep apnea.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026