Suara.com - Subvarian Omicron baru BA.4 dan BA.5 membuat kasus Covid-19 kembali naik. Oleh karena itu, anjuran melakukan vaksin dua dosis dan vaksin booster pun terus digalakkan pemerintah.
Bukan hanya melindungi diri dari subvarian baru, vaksin dua dosis dan vaksin booster juga mampu mencegah seseorang mengalami long Covid alias gejala infeksi Covid-19 jangka panjang.
Dilansir dari laman News18, Rabu (27/7/2022), Konsultan Dokter Paru-Dada, Rumah Sakit Masina, Mumbai Dr. Sanket Jain mengatakan, ada beberapa pasien yang mengalami gejala lama Covid-19 meskipun telah mendapat vaksinasi.
Meskipun demikian, mayoritas orang mengalami gejala panjang sendiri yaitu mereka yang tidak melakukan vaksinasi. Namun, tidak menutup kemungkinan mereka yang telah melakukan vaksinasi juga masih bisa mengalami gejala dalam waktu lama.
“Beberapa gejala yang dialami orang-orang dalam jangka panjang yang divaksinasi Covid adalah demam ringan, malaise, kelemahan umum, batuk kering yang parah, sesak napas, palpitasi, penyakit refluks gastroesofagus, ruam kulit jamur, sakit kepala, dan pilek,” ungkap Dokter Jain.
Dokter Jain juga menambahkan, beberapa gejala lainnya juga bisa muncul. bbiasanya gejala ini sendiri lebih sering terjadi pada orang-orang yang sudah lanjut usia
“Gejala covid yang berkepanjangan dapat terjadi terlepas dari vaksinasi di antaranay kelesuan, pusing, mual, kemampuan berkonsentrasi, ganngguan mental, kelelahan, dan kehilangan nafsu makan dan lebih sering terjadi pada populasi lanjut usia,” sambungnya.
Tidak hanya itu, sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Nature Medicine mengungkapkan, orang yang divaksinasi dengan infeksi ringan dapat mengalami gejala Covid yang ringan tetapi berkepanjangan. Hal ini juga yang memengaruhi bagian tubuh seperti otak, paru-paru, dan jantung.
Meskipun demikian, seseorang yang telah melakukan vaksinasi sendiri memang lebih kuat dibandingkan yang tidak. Berdasarkan studi, vaksin Covid-19 mengurangi risiko kematian sebesar 34 persen dan risiko terkena gejala Covid panjang sebesar 15 persen. Oleh karena itu, vaksinasi tetap terbilang penting untuk mencegah gejala Covid-19 sehingga tidak terlalu parah.
Baca Juga: Puluhan Ribu Vaksin Sinovac di Bekasi Bakal Kadaluwarsa 1 Agustus 2022
Berita Terkait
-
Profil Carina Joe, Pahlawan Vaksin Covid-19 Raih Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo
-
CEK FAKTA: Joe Biden Terserang Kanker Gara-gara Vaksin Covid-19, Benarkah?
-
Seorang Dokter di Inggris Coba Bunuh Pasangan Ibunya dengan Vaksin COVID-19 Palsu!
-
Pesta Seks Selama Pandemi dan Kebohongan Vaksin Covid-19, Dokter di New York Terancam Penjara!
-
Kemenkes Bantah Adanya Detoksifikasi Vaksin Covid-19, Definisinya Beda Jauh
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia