Suara.com - Banyak orang menggunakan alat kontrasepsi IUD tembaga atau spiral karena tingkat efektivitas yang tinggi, yakni 99,9 persen. Alat ini juga tidak mengandung hormon.
Meski efektivitasnya tinggi, masih ada potensi 0,1 persen gagal. Inilah yang terjadi pada seorang wanita bernama Erin Chack asal Amerika.
Sang dokter meyakinkannyanya bahwa alat kontrasepsi IUD sangat efektif dan sesuai dengan permintaan Erin.
Saat pemasangan Erin pun lancar. Seorang perawat yang memasangkan perangkat logam berbentuk T itu ke rahimnya mengatakan bahwa ia adalah satu-satunya pasien yang tidak berteriak.
Pada 28 hari setelahnya, Erin mulai haid dan darahnya sangat deras. Ia juga mengalami kram perut yang menyakitkan.
"Saya berdarah begitu banyak sehingga tidak bisa tidur sepanjang malam tanpa bocor ke seprai dan kasur," kata Erin, dikutip Insider.
Hal itu juga terjadi di siang hari ketika ia bekerja, hingga ia harus memesan menstrual cup khusus dan memakai celana dalam yang bisa menyerap darah menstruasi.
Namun, ternyata itu tidak cukup. Darahnya tetap bocor ke celananya.
Tetapi Erin menganggap hal itu sebagai 'bayaran' yang sepadan karena ia tidak perlu hamil setelah menggunakan IUD.
Baca Juga: Punya 13 Anak, Ibu Ini Mengaku Tak Mempan dengan Alat Kontrasepsi
"Ya, 7 hari setiap bulan saya berdarah begitu banyak sehingga saya hampir tidak bisa menjalani hidup, tetapi setidaknya saya tidak perlu khawatir hamil," sambungnya.
Tiga tahun setelah pemasangan IUD, darah menstruasinya menjadi lebih sedikit. Dokter kandungannya juga menduga kemungkinan tubuhnya sudah mulai menyesuaikan diri dengan IUD.
Ternyata kenyataannya tidak demikian, pendarahan ringan tersebut adalah pendarahan implantasi. Saat memeriksakan diri, Erin sudah hamil 5 minggu.
Karena sedari awal Erin memang tidak ingin hamil, ia pun menggugurkannya.
"Saya minum beberapa pil dan satu jam kemudian saya mulai berdarah," kisahnya.
Memang, tidak ada pilihan alat kontrasepsi yang 100 persen efektif. Bahkan, untuk IUD pun, masih ada kemungkinan untuk hamil seperti yang terjadi pada Erin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif