Suara.com - Tanaman hias tidak hanya bagus dipandang mata, tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan mental.
Meski belum ada penelitian yang secara kuat mendukung hubungan antara manfaat kesehatan mental dengan tanaman hias, banyak studi menunjukkan betapa bermanfaatnya ruang hijau dan berkebun untuk kesehatan mental.
Satu penelitian menemukan bahwa orang yang berkebun setiap hari memiliki kesejahteraan yang lebih baik dan tingkat stres yang lebih rendah.
Berkebun juga mengurangi gejala depresi dan kecemasan, serta meningkatkan emosi positif pada tingkat yang sama seperti bersepeda atau berjalan.
Menurut ahli yang bekerja di Royal Holticultural Society, Lauriane Suyin Chalmin-Pui, hasil penelitian tersebut juga bisa berlaku untuk menikmati pemandangan dari tanaman hias.
"Ada banyak alasan lain memiliki tanaman hias bermanfaat bagi Anda," kata Chalmin-Pui, dikutip dari The Conversation.
Sebuah hasil tinjauan 42 studi menunjukkan hanya berada di hadapan tanaman hias dalam ruangan dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik.
Eksperimen tersebut membandingkan partisipan yang melakukan berbagai aktivitas di dalam ruangan yang ada tanaman dan tidak adanya tanaman.
Adanya tanaman di dalam ruangan ternyata dapat membuat partisipan bekerja lebih baik untuk tugas kognitif yang melibatkan fokus dan ingatan, serta tingkat stres fisiologis yang lebih redah.
Baca Juga: Sinopsis Mental Coach Jegal, Drama Baru Jung Woo yang Tayang di Bulan Depan
"Menariknya, penampilan estetika dari tanaman juga penting," sambungnya.
Penelitian terpisah menunjukkan bahwa orang cenderung beraksi secara lebih positif terhadap tanaman hijau yang subur dengan dedaunan bulat dan lebat. Namun, sebagian besar studi ini khusus membahas keberadaan tanaman belaka.
"Dari penelitian tentang manfaat berkebun, kita dapat berasumsi bahwa merawat tanaman hias akan membawa lebih banyak manfaat emosional, seperti kepuasan, ketahanan mental pada stres, hingga daya tarik," tandas Chalmin-Pui.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance