Suara.com - Tahukah Anda bahwa ukuran payudara perempuan bisa berbeda kiri dan kanan? Yuk tanya seksolog apa yang menjadi penyebabnya.
Ukuran payudara menjadi salah satu faktor pembangkit gairah bagi sebagian lelaki. Ada yang menyenangi ukuran besar, ada yang lebih suka ukuran kecil.
Begitu pun dengan perempuan, ada yang menganggap payudara besar membuatnya memiliki daya tarik lebih, sementara payudara kecil disebut lebih sensitif terhadap rangsangan.
Mengutip Everyday Health, sejumlah pertanyaan tentang payudara dan seks yang dijawab oleh Glenn Updike, MD, seksolog dari Magee Women's Hospital di Pittsburgh, Amerika Serikat. Yuk simak!
Dok, apakah normal jika ukuran payudara perempuan kini dan kanan berbreda?
Sangat normal. Bahkan tanpa operasi plastik, tidak mungkin ada payudara yang simetris antara kiri dan kanan.
Kenapa ukuran payudara bisa berbeda ya?
Payudara adalah bagian tubuh yang terdiri dari jaringan kelenjar susu dan lemak, yang secara alami berbeda jumlah dan susunannya (di sebelah kiri dan kanan).
Bagi sejumlah perempuan, perbedaan ukuran ini bisa sangat terlihat. Tapi sebagian besar lainnya meski berbeda, tidak terlalu kelihatan.
Baca Juga: Tanya Seksolog: Gairah Pasangan Lebih Besar, Bagaimana Cara Menghadapinya?
Benarkah payudara besar sebelah tanda masalah kesehatan?
Jika ukuran payudara Anda tiba-tiba membesar sebalah dalam waktu singkat, bisa jadi tanda adanya infeksi atau tumor.
Lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.
Payudara besar sebelah ada pengaruhnya untuk kehidupan seksual?
Jelas tidak, ini hanyalah masalah penampilan. Jika Anda tidak menyukai ukuran payudara, karena membuat malu atau ingin tampil lebih menarik, maka operasi plastik atau implan bisa mengatasinya.
Punya pertanyaan seputar kesehatan, diet, hingga urusan ranjang? Suara.com bisa membantu Anda menemukan jawabannya. Tulis pertanyaan Anda di kolom komentar, untuk bisa dijawab oleh pakar.
Berita Terkait
-
Mitos atau Fakta, Meremas Payudara Bisa Membuat Ukurannya Lebih Besar?
-
Tanya Dokter: Kenapa Kanker Bisa Kambuh, Dok?
-
Tanya Dokter: Seperti Apa Sih Dok Ciri Anak Stunting?
-
Tanya Dokter: Anak Dibiarkan Jajan Sembarangan Agar Tubuhnya Kuat Saat Dewasa Memang Benar, Dok?
-
Tanya Dokter: Apa Bedanya Diabetes Gula Basah dengan Gula Kering, Dok?
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren