Suara.com - Tangan gemetar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi perhatian netizen, saat menyampaikan keterangan pers usai mendapat pengarahan dari Presiden Joko Widodo.
Sejumlah netizen pun mengaitkan tangan gemetar ini dengan tremor yang bisa terjadi karena kecemasan. Waduh!
Seperti diketahui Kapolri Listyo punya tanggung jawab membenahi dan membersihkan Polri setelah beragam kasus yang berdampak buruk bagi institusi kepolisian.
Hasilnya banyak yang penasaran penyebab tangan Kapolri Listyo bergetar, yang ternyata mengutip Hello Sehat, Sabtu (15/10/2022) bisa disebabkan beberapa hal sebagai berikut:
1. Kecemasan
Emosi yang kuat seperti rasa takut, marah, kecemasan, atau kepanikan dapat menyebabkan tangan gemetar. Oleh karena itu, untuk mengurangi tangan gemetar perlu mencoba teh herbal yang dapat mengurangi stres dan memiliki efek menenangkan pada tubuh.
2. Kekurangan vitamin B1 dan magnesium
Vitamin B1, juga dikenal sebagai tiamin, adalah penting untuk saraf stimulasi serta untuk metabolisme karbohidrat yang menyediakan otak dengan energi.
3. Hipoglikemia
Baca Juga: Tiga Tersangka Judi Online Selama Ini Ternyata Sembunyi di Kamboja
Gula darah rendah (hipoglikemia) dapat membuat tangan gemetar karena saraf dan otot sedang kehilangan bahan bakar. Salah satu penyebab terjadinya hipoglikemia adalah rendahnya gula dalam darah.
4. Terlalu banyak konsumsi kafein
Kafein dalam kopi, teh dan minuman ringan dapat merangsang otak untuk menghasilkan hormon adrenalin. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang yang mengonsumsi minuman berkafein dapat terjaga di malam hari.
5. Tremor esensial
Salah satu penyebab yang paling umum dari tangan yang gemetar adalah tremor. Tremor adalah gerakan yang tidak terkontrol dan tidak terkendali pada satu atau lebih bagian tubuh.
Tremor biasanya terjadi karena bagian otak yang mengontrol otot mengalami masalah yang menyebabkan gemetar pada tubuh.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!
-
Murka Brimob di Tual Aniaya Pelajar hingga Tewas, Kapolri: Usut Tuntas, Hukum Setimpal!
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Pasca Kasus AKBP Didik, Seluruh Personel Polri Wajib Ikuti Tes Urine
-
Dampak Kasus AKBP Didik: Tes Urine Serentak Diberlakukan untuk Seluruh Anggota Polri
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi