Suara.com - Baru-baru ini beredar tangkapan layar mengenai tenaga kesehatan yang melakukan siaran langsung (live) saat proses kelahiran pasien. Warganet tanya mana kode etik yang dijunjung?
Tangkapan layar yang diunggan akun Twitter @Tanyarlfes itu, menunjukkan sebuah akun Tiktok yang melakukan siaran langsung. Hal tersebut lantas menjadi perhatian warganet.
"Bisa-bisanya ada nakes live pas lahiran?? Astaga nakes Indo gini amat Ya Tuhan," cuit akun disertai tangkapan layar live akun Nakes pada Kamis (3/11/2022).
Dalam tangkapan layar yang dibagikan itu, terlihat beberapa tenaga kesehatan sedangs menangani pasien. Terlihat juga sekitar 4,6 ribu orang menyaksikan siaran langsung tersebut. Sedangkan, beberapa warganet yang menyaksikan siaran langsung itu berkomentar jika Nakes tersebut telah melanggat sumpah dan kode etik.
Sementara itu, cuitan mengenai Nakes yang melakukan siaran langsung tersebut juga dibanjiri komentar buruk dari warganet Twitter. Beberapa juga menyebutkan kalau Nakes telah melanggar kode etik hingga privasi pasien.
"Hah? Laporin bisa ga si an*"it gila banget dia cari cuan di tengah seseorang yang berjuang antara hidup dan mati," balas salah seoranh warganet.
"Wkwkwkwkwk makanya semenjak ada Tiktok jadi keliatan gimana kebanyakan orang yang kerja di bidang kesehatan ini, sampe pada bilang mending jangan sakit deh Nakes pada kebanyakan orgil soalnya," komentar warganet lainnya.
"Persis temen gue. Bidan baru, semua bayi yg dia bantu proses kelahirannya di fotoin. Bahkan muka kaga di sensor. Gangerti sih, mungkin dibolehin ya sama keluarganya. Cuma kalo menurut gue, rawan banget post foto anak sama orang yg ga beneran dikenal baik dan dekat," tulis seorang warganet.
"mana kode etiknya ba***at..... asli harus ditegasin sebelum lahiran jangan live dimedsos kalo gini caranya," komentar lainnya.
Baca Juga: Bukan Hamil, Perut Buncit BCL Bisa Diatasi dengan Minuman Sehat ala Dokter Zaidul Akbar ini
Kode Etik Kedokteran Indonesia
Seperti diketahui, baik dokter dan perawat pada dasarnya memiliki kode etik yang harus dipahami. Salah satunya, menjaga privasi dari pasien.
Mengutip Ikatan Dokter Indonesia (IDI), melalui laman Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK), menjelaskan pada beberapa pasal terkait hal-hal yang wajib dan dilarang terhadap pasien, seperti pasal 10 yang berbunyi.
"Seorang dokter wajib menghormati hak-hak- pasien, teman sejawatnya, dan tenaga kesehatan lainnya, serta wajib menjaga kepercayaan pasien".
Tidak hanya itu, pada pasal 16 juga membahas terkait privasi pasien yang berbunyi.
"Setiap dokter wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang seorang pasien, bahkan setelah pasien meninggal dunia."
Berita Terkait
-
Reza Arap Ngamuk Dikabarkan Dekat dengan dokter Kamelia: Siapa Lu? Gue Kagak Kenal!
-
Lewatkan Suntik Vitamin K Setelah Lahir, Bayi Ini Alami Kebocoran Otak Permanen
-
Berkas Kasus dr Richard Lee Segera Rampung, Polisi Siapkan Pelimpahan ke Kejaksaan
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Lagi UU ITE ke MK, Bentuk Tim Troya Tanpa Rismon Sianipar
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal