Suara.com - Kejadian tak terduga terjadi saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Kepala Negara Iriana Jokowi turun dari pesawat kepresidenan dalam kunjungan ke Bali pada Senin (14/11/2022).
Terpantau dari tayangan live di akun Youtube Kompas TV, Iriana Jokowi terpeleset saat sedang berjalan turun dari tangga pesawat. Jokowi juga nyaris terjauh lantaran tangannya dipegang oleh sang istri.
Iriana Jokowi terjatuh dengan posisi duduk dan salah satu tangannya memegang Jokowi dan tangan lainnya berpegangan pada tiang tangga.
Jatuh terduduk seperti yang dialami Iriana sebenarnya berisiko sebabkan cedera pada tulang ekor. Jatuh pada tulang ekor di usia muda mungkin dapat menyebabkan kebiruan saja. Namun, jika terjadi pada lansia, hal itu bisa menimbulkan cedera yang lebih serius bahkan sampai dirawat di rumah sakit.
Berikut ini adalah tindakan yang bisa dilakukan untuk mengatasi sakit tulang ekor akibat terjatuh:
1. Kompres Dingin
Kompres area tulang ekor dengan kompres dingin selama 15-20 menit. Lakukan sebanyak empat kali sehari hingga rasa nyeri hilang.
2. Gunakan Bantalan yang Empuk
Saat duduk, gunakan bantal donat yang empuk untuk mengurangi tekanan pada tulang ekor. Lubang di tengah bantal berfungsi menghindari berat badan bertumpu pada tulang ekor yang cedera.
Baca Juga: Iriana Jokowi Jatuh Tergelincir Saat Turun dari Tangga Pesawat, Risikonya Ngeri Banget Ternyata
3. Minum Obat Pereda Nyeri
Bila nyeri masih dirasakan, bisa konsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol, ibuprofen, atau aspirin. Namun, bila memiliki gangguan fungsi hati dan ginjal atau sedang konsumsi obat-obatan lain, konsultasikan dulu kepada dokter sebelum minum obat antinyeri.
4. Lakukan Peregangan
Peregangan yang terfokus pada bagian tulang belakang, otot bokong, dan pinggul dapat bantu mengurangi ketegangan otot di bagian tulang ekor dan sekitarnya.
5. Hindari Terlalu Lama Duduk
Duduk terlalu lama dapat memberikan beban berlebih pada tulang ekor. Oleh karena itu, batasi waktu duduk. Cobalah untuk sering berdiri dan bergerak.
6. Berendam Air Hangat
Suhu air yang hangat dapat bantu merelaksasi otot di seluruh tubuh, termasuk di sekitar tulang ekor yang cedera. Dengan begitu, rasa nyeri yang terjadi di tulang ekor bisa mereda. Namun, hindari berendam air hangat lebih dari 10 menit.
7. Makan Serat
Perbanyak asupan serat agar tinja bisa dikeluarkan dengan mudah. Ini memang tidak berkaitan secara langsung dengan tulang ekor. Tetapi bila feses keras, tulang ekor akan semakin nyeri saat sedang mengejan kuat.
8. Periksakan ke Dokter
Pantau juga durasi cedera tulang ekor yang dialami. Bila sudah lebih dari seminggu dan rasa sakit tidak berkurang, sebaiknya segera periksakan kondisi ke dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia