Suara.com - Tanya dokter kali ini membahas tentang suplemen sendi, penting gak sih buat tubuh? Berbagai upaya mungkin akan dilakukan setiap orang agar tubuhnya sehat dan bugar.
Terutama bagi orang-orang yang sudah makin mendekati lanjut usia, terkadang malasah pada sendi mulai dirasakan yang bisa berujung mengganggu aktivitas gerak.
Untuk mengatasi itu tak jarang suplemen sendi jadi pilihan untuk mencegah keluhan nyeri. Memang perlu suplemen sendi bagi tubuh?
Dokter spesalis bedah ortopedi konsultan RS Pondok Indah Jakarta dr. Erica Kholinne, Sp. OT (K), Ph.D, akan berikan penjelasan melalui artikel Tanya Dokter kali ini.
Suplemen sendi memang bisa mencegah nyeri dan cedera pada tangan atau kaki, dok?
Di dalam sendi itu sebenarnya sudah ada cairan sendi secara alami. Cairan itu akan diproduksi sendiri. Jadi tubuh kita itu bukan mesin bodoh. Cara menutrisi sendi agar sehat yaitu dengan bergerak. Karena cairan selaput sendi itu akan melapisi sendi itu sendiri tanpa makana dari luar, tubuh akan mampu take care itu sendiri.
Mungkin yang bisa membantu vitamin D3 itu merupakan suplemen untuk metabolisme tulang dan otot yang itu juga termasuk bagian sendi.
Kalau membeda dengan saraf kejepit seperti apa, dok?
Kalau saraf kejepit kita sebutnya nyeri saraf itu sifatnya tajam. Biasanya menjalar dan disertai kesemutan, itu sifat khasnya. Tapi tetap perlu diagnosis yang tepat dengan hanya berdasarkan tanya jawab pasien. Nanti dokter akan periksa lebih lanjut misalnya dengan MRI dan pemeriksana rekam saraf.
Baca Juga: Tanya Dokter Mata: Bisakah Operasi Lasik Sembuhkan Mata Silinder?
Bila ada tubuh terasa sakit atau nyeri seperti itu, terutama setelah olahraga, boleh dioleskan balsem?
Saya aja pakai balsem kok kalau habis olahrava. Hanya saja memang harus dilihat dulu isinya apa, kansungannya apa. Salah satu efek hangat dari balsem itu untuk bikin relaksasi pada otot, jadi bukan sesuatu yang berbahaya juga. Karena ada zat aktif salah satunya untuk anti inflamasi mengurangi radang. Boleh saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?